Pages

Minggu, 20 April 2014

pemilu 2014 selesai di lanjutkan dengan peperangan melalui puisi, heboh lihat di sini



Puisi Pemilu 2014, Serangan Tak Langsung Berujung di Lembaga Survei

Rina Atriana - detikNews

 

Ilustrasi


Jakarta - Ada yang menarik dalam pertarungan pemilu 2014. Ada 'perang' statement yang dilancarkan satu kubu terhadap kubu lainnya melalui produk sastra yaitu puisi.

Hal ini dimulai oleh puisi politik dari Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon. Puisi tersebut lalu dipantau seberapa besar pengaruhnya terhadap publik.

"Fadli Zon kan pakai kata bersayap-sayap. Bukan serangan secara langsung. Jadi dia mengukur dulu, sejauh mana pasar akan percaya," kata pengamat politik Hamdi Muluk, dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Selatan, Minggu (20/4/2014).

Hamdi menyebut contoh serangan secara langsung seperti yang selama ini dilakukan oleh politikus PKS Fahri Hamzah. Terkait serangan tak langsung berupa lembaga survei dan sejauh mana puisi tersebut dapat menurunkan elektabilitas pihak yang diserang.

"Sedikit demi sedikit akan menjadi serangan terang-terangan. Kalau puisi ini tidak mempan, oke dihentikan. Bisa membayar lembaga survei untuk mengukur suara lawan turun apa tidak," ujarnya.
Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

0 komentar:

Poskan Komentar