Pages

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 15 Mei 2016

CARA HIDUP SEHAT RASULLAH SAW

CARA HIDUP SEHAT RASULLAH SAW


Rasulullah SAW adalah insan mulia dengan riwayat sakit paling jarang. Beliau senantiasa dalam keadaan sehat sekalipun melaksanakan tugas dakwah kerasulan yang teramat berat dan menguras pikiran serta tenaga.

Apa rahasia dibalik kesehatan beliau?
Berikut ini adalah beberapa cara hidup sehat yang selalu beliau amalkan:

1. Selalu bangun sebelum Subuh
Rasulullah mengajak umatnya bangun sebelum subuh untuk melaksanakan shalat sunnah dan shalat subuh berjamaah. Hikmahnya adalah mendapat limpahan pahala, kesegaran udara subuh yang baik terutama untuk menyehatkan paru-paru serta menyegarkan pikiran. Asupan oksigen yang masih bebas polusi bisa menyehatkan otak.Bangun sebelum subuh dimanfaatkan Rosul untuk mendekatkan diri kepada Sang Khaliq lewat sholat tahajud, hajat, dan witir, dimana sholat dan doa di seperti malam terakhir termasuk waktu yang mustajabah

2. Aktif menjaga kebersihan
Rasulullah SAW senantiasa tampak bersih dan rapi. Setiap kamis atau jumat, beliau mencukur rambut halus di pipi, memotong kuku, bersiwak, serta memakai minyak wangi . Rosul juga sangat menjaga kebersihan mulut dan gigi melalui sunah Beliau bersiwaq sampai sekarang dianut oleh umatnya

3. Tidak pernah makan berlebihan
Rasulullah mengajarkan untuk mengisi perut kita dengan 3 hal secara seimbang: sepertiga diisi dengan makanan, sepertiganya dengan air, dan sepertiga sisanya untuk bernapas (diisi dengan udara).

Sabda Rasulullah:”Kami adalah satu kaum yang tidak makan sebelum lapar dan apabila kami makan, tidak terlalu banyak(tidak sampai kekenyangan)”.Menurut penelitiohan modern hampir separuh penyakit diakibatkan dari makanan yang berlebih dikonsumsi, seperti diabetes, jantung koroner, ginjal, dan sebagainya

4. Gemar berjalan kaki
Rasulullah berjalan kaki ketika ke masjid, pasar, ke medan jihad, ataupun sekedar mengunjungi rumah sahabat. Dengan berjalan kaki peredaran darah akan berjalan lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung. Kaki dan telapak kaki adalah bagian organ tubuh yang sangat penting dalam menjaga metabolisme tubuh, maka dengan berjalan kaki seluruh saraf saraf kaki dan telapak kaki akan selalu aktif yang nantinya akan berdampak positif terhadap organ lain

5. Tidak pemarah
Nasihat Rasulullah:”Jangan marah”, diulangi tiga kali. Ini menunjukkan hakikat kekuatan seseorang bukanlah terletak pada jasad, tetapi pada kebersihan jiwa.

Bila kita marah, cara paling mudah adalah mengubah posisi ketika marah. Jika sedang berdiri, maka duduklah. Jika sedang duduk, maka berbaringlah. Kemudian membaca ta’awudz serta mengambil air wudhu. Karena marah itu asalnya dari setan, dan setan terbuat dari api, maka padamkan dengan air wudhu. Pemarah bias menyebabkan darah tinggi, darah tinggi bisa menyebabkan komplikasi penyakit yang lain seperti ginjal, jantungkoroner, stroke dan lain lain

6. Optimis dan tidak berputus asa
Sikap optimis memberikan kekuatan tersendiri bagi kelapangan jiwa, selain itu perlu juga memperbanyak sabar, istiqamah, serta tawakal kepada Allah SWT.Sifat optimis dan tidak mudah putus asa melahirkan jiwa yang tangguh , kuar, tegar dalam menghadapi kehidupan yang semakin kompititif

7. Tidak pernah iri hati
Kita perlu menjauhi sifat iri hati karena penting untuk menjaga kebersihan hati dan kesehatan jiwa. Kita harus selalu berdo’a: “Ya Allah, bersihkanlah hatiku dari sifat-sifat mazmumah (mendatangkan keburukan pada diri) dan hiasilah diriku dengan sifat-sifat mahmudah (mendatangkan kebaikan pada diri)”.Iri hati , hasud, dan sombong meupakan paket penyakit yang sudah sangat tua sejak iblis iri dengan mahluk Alloh yang bernama Adam.

8. Pemaaf
Pemaaf adalah sifat terpuji yang bisa mendatangkan ketenteraman hati dan jiwa. Memaafkan orang lain akan membebaskan diri kita dari belenggu kemarahan. Ketika kita marah, marah itu akan melekat pada hati. Karenanya, mari menjadilan diri kita seorang yang pemaaf, karena dengan memaafkan akan membuat jiwa menjadi lapang dan badan akan selalu sehat.

Sehat adalah salah satu ni’mat yang diberikan oleh Allah kepada hambanya… dengan ni’mat sehat kita bisa melakukan segala aktivitas. Dengan ni’mat ini juga lah kita bisa beribadah kepada Allah.. konon, Rasulullah hanya dua kali sakit. yaitu tatkala menerima wahyu pertama. ketika itu beliau mengalami ketakutan yang sangat karena malaikat jibril menampakkan wujud aslinya sehingga menimbulkan demam hebat. Yang satunya lagi menjelang beliau wafat.Saat itu beliau mengalami sakit yang sangat parah, hingga akhirnya meninggal.

Dari situ kita bisa mengambil kesimpulan bahwasanya rasulullah mempunyai fisik sehat dan daya tahan luar biasa. padahal kita tau di jazirah Arab sana cuacanya sangat panas, tandus dan kurang bersahabat. Siapa pun yang mampu bertahan puluhan tahun dalam kondisi tersebut, plus berpuluh kali peperangan yang dijalaninya, pastilah memiliki daya tahan tubuh yang hebat.

Mengapa Rasulullah SAW jarang sakit? Pertanyaan ini menarik untuk dikemukakan. Secara lahiriah, Rasulullah SAW jarang sakit karena mampu mencegah hal-hal yang berpotensi mendatangkan penyakit. Dengan kata lain, beliau sangat menekankan aspek pencegahan daripada pengobatan. Jika kita telaah Alquran dan Sunnah, maka kita akan menemukan sekian banyak petunjuk yang mengarah pada upaya pencegahan. Hal ini mengindikasikan betapa Rasulullah SAW sangat peduli terhadap kesehatan. Dalam Shahih Bukhari saja tak kurang dari 80 hadis yang membicarakan masalah ini. Belum lagi yang tersebar luas dalam kitab Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Tirmidzi, Baihaqi, Ahmad, dsb.
Ada lima cara Rasulullah menjaga kesehatan

Pertama, selektif terhadap makanan. Tidak ada makanan yang masuk ke mulut beliau, kecuali makanan tersebut memenuhi syarat halal dan thayyib (baik). Halal berkaitan dengan urusan akhirat, yaitu halal cara mendapatkannya dan halal barangnya. Sedangkan thayyib berkaitan dengan urusan duniawi, seperti baik tidaknya atau bergizi tidaknya makanan yang dikonsumsi. Salah satu makanan kegemaran Rasul adalah madu. Beliau biasa meminum madu yang dicampur air untuk membersihan air lir dan pencernaan. Rasul bersabda, “Hendaknya kalian menggunakan dua macam obat, yaitu madu dan Alquran” (HR. Ibnu Majah dan Hakim).

Kedua, tidak makan sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kenyang. Aturannya, kapasitas perut dibagi ke dalam tiga bagian, yaitu sepertiga untuk makanan (zat padat), sepertiga untuk minuman (zat cair), dan sepertiga lagi untuk udara (gas). Disabdakan. ”Anak Adam tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari perutnya. Cukuplah bagi mereka beberapa suap yang dapat memfungsikan tubuhnya. Kalau tidak ditemukan jalan lain, maka (ia dapat mengisi perutnya) dengan sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya lagi untuk pernafasan” (HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).

Ketiga, makan dengan tenang, tumaninah, tidak tergesa-gesa, dengan tempo sedang. Apa hikmahnya? Cara makan seperti ini akan menghindarkan tersedak, tergigit, kerja organ pencernaan pun jadi lebih ringan. Makanan pun bisa dikunyah dengan lebih baik, sehingga kerja organ pencernaan bisa berjalan sempurna. Makanan yang tidak dikunyah dengan baik akan sulit dicerna. Dalam jangka waktu lama bisa menimbulkan kanker di usus besar.

Keempat, cepat tidur dan cepat bangun. Beliau tidur di awal malam dan bangun pada pertengahan malam kedua. Biasanya, Rasulullah SAW bangun dan bersiwak, lalu berwudhu dan shalat sampai waktu yang diizinkan Allah. Beliau tidak pernah tidur melebihi kebutuhan, namun tidak pula menahan diri untuk tidur sekadar yang dibutuhkan. Penelitian Daniel F Kripke, ahli psikiatri dari Universitas California menarik untuk diungkapkan. Penelitian yang dilakukan di Jepang dan AS selama 6 tahun dengan responden berusia 30-120 tahun mengatakan bahwa orang yang biasa tidur 8 jam sehari memiliki resiko kematian yang lebih cepat. Sangat berlawanan dengan mereka yang biasa tidur 6-7 jam sehari. Nah, Rasulullah SAW biasa tidur selepas Isya untuk kemudian bangun malam. Jadi beliau tidur tidak lebih dari 8 jam.
Cara tidurnya pun sarat makna. Ibnul Qayyim Al Jauziyyah dalam buku Metode Pengobatan Nabi mengungkapkan bahwa Rasul tidur dengan memiringkan tubuh ke arah kanan, sambil berzikir kepada Allah hingga matanya terasa berat. Terkadang beliau memiringkan badannya ke sebelah kiri sebentar, untuk kemudian kembali ke sebelah kanan. Tidur seperti ini merupakan tidur paling efisien. Pada saat itu makanan bisa berada dalam posisi yang pas dengan lambung sehingga dapat mengendap secara proporsional. Lalu beralih ke sebelah kiri sebentar agar agar proses pencernaan makanan lebih cepat karena lambung mengarah ke lever, baru kemudian berbalik lagi ke sebelah kanan hingga akhir tidur agar makanan lebih cepat tersuplai dari lambung. Hikmah lainnya, tidur dengan miring ke kanan menyebabkan beliau lebih mudah bangun untuk shalat malam.

Kelima, istikamah melakukan saum sunnat, di luar saum Ramadhan. Karena itu, kita mengenal beberpa saum sunnat yang beliau anjurkan, seperti Senin Kamis, ayyamul bith, saum Daud, saum enam hari di bulan Syawal, dsb. Saum adalah perisai terhadap berbagai macam penyakit jasmani maupun ruhani. Pengaruhnya dalam menjaga kesehatan, melebur berbagai berbagai ampas makanan, manahan diri dari makanan berbahaya sangat luar biasa. Saum menjadi obat penenang bagi stamina dan organ tubuh sehingga energinya tetap terjaga. Saum sangat ampuh untuk detoksifikasi (pembersihan racun) yang sifatnya total dan menyeluruh.

Selain lima cara hidup sehat ini, masih banyak kebiasaan Rasulullah SAW yang layak kita teladani. Dalam buku Jejak Sejarah Kedokteran Islam, Dr Ja’far Khadem Yamani mengungkapkan lebih dari 25 pola hidup Rasul berkait masalah kesehatan, sebagian besar bersifat pencegahan. Di antaranya cara bersuci, cara ”memanjakan” mata, keutamaan berkhitan, keutamaan senyum, dsb.
Yang tak kalah penting dari ikhtiar lahir, Rasulullah sangat mantap dalam ibadah ritualnya, khususnya dalam shalat. Beliau pun memiliki keterampilan paripurna dalam mengelola emosi, pikiran dan hati. Penelitian-penelitian terkini dalam bidang kesehatan membuktikan bahwa kemampuan dalam memenej hati, pikiran dan perasaan, serta ketersambungan yang intens dengan Dzat Yang Mahatinggi akan menentukan kualitas kesehatan seseorang, jasmani maupun ruh http://onesalam.com/cara-hidup-sehat-rasullah-saw/

Kamis, 12 Mei 2016

KISAH HIKMAH


SEGELAS SUSU

Aku baru saja membaca buku yang menurutku cukup bagus. Aku meminjamnya dari salah satu adik kelasku (dek azza, terima kasih bukunya).  Judulnya adalah 12 Bulan yang Diberkahi Allah. Buku ini berisi tentang rahasia, amalan, hikmah serta kisah-kisah yang terdapat di 12 bulan dalam tahun Hijriyah. Kisah ini memuat pesan yang nungkin sering kita dengar, bahwa sebuah kebaikan pasti akan dibalas dengan kebaikan pula, bahkan lebih. Ini dia kisahnya.
                Seorang anak miskin berjualan asongan dari rumah ke rumah untuk membiayai sekolahnya. Suatu hari, ia merasakan lapar yang tiada tertahankan. Maka, ia memutuskan meminta makan di rumah berikutnya. Namun, ia segera kehilangan keberanian ketika seorang gadis cantik telah membuka pintu yang diketuknya. Sebagai gantinya ia minta air saja. Namun, gadis itu melihat bahwa si anak kecil tampak kelaparan, ia lalu membawakannya segelas besar susu. Anak itu pun meminumnya perlahan-lahan
                “Berapa harus kubayar segelas susu ini?”
                Si gadis menjawab, “Kau tidak harus membayar apa-apa. Ibu melarangku menerima pembayaran atas kebaikan yang kulakukan.”
                “Bila demikian, kuucapkan terima kasih dari lubuk hatiku,” ucap si anak asongan, tulus.
                Beberapa tahun kemudian gadis itu menderita sakit parah. Para dokter setempat kebingungan sewaktu mendiagnosis penyakitnya. Merka lalu mengirimnya ke kota besar  dan mengundang beberapa dokter ahli untuk mempelajari penyakit langka si gadis. Akhirnya, dipanggillah seorang dokter ahli ke ruang konsultasi untuk dimintai pendapat. Ternyata dokter itu adalah anak kecil yang dulu diberi segelas susu.
                Dalam hari sang dokter, ia bertekad membantu dan menyelamatkan nyawa gadis itu. Sejak hari itu pula, sang dokter memberikan perhatian khusus kepada si pasien. Setelah dirawat cukup lama, akhirnya si pasien dapat disembuhkan. Sang dokter meminta kepada bagian keuangan agar tagihan rumah sakit diajukan kepadanya dahulu untuk disetujui., sebelum diserahkan kepada si pasien. Nota tagihan pun kemudian dikirimkan ke ruang kerja sang dokter. Ia mengamati sejenak nota tagihan itu lalu menuliskan sesuatu di pinggirnya. Nota tagihan itu kemudian dikirimkan ke kamar pasien.
                Si pasien takut membuka amplop nota tagihan karena yakin bahwa untuk dapat melunasinya ia harus menghabiskan sisa umurnya. Akhirnya tagihan itu dibuka dan pandangannya segera tertuju pada tulisan di pinggir tagihan itu: Telah terbayar lunas dengan segelas susu.
                Air mata bahagia lalu membanjiri mata si pasien. Ia berkata dalam hati, “Terima kasih Allah, cinta-Mu telah tersebar luas lewat hati dan tagihan manusia.”http://catatandancita-cita.blogspot.co.id

Rabu, 05 Agustus 2015

Fatwa MUI tentang BPJS di pertanyan wapres JK

Wapres JK Pertanyakan Fatwa BPJS Kesehatan Tak Sesuai Syariah

By 
Liputan6.com, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa bahwa program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak sesuai syariah Islam. Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK pun mempertanyakan fatwa tersebut.

"‎Pertanyaannya apa yang tak sesuai syariah? Itu yang masih kita kaji," kata JK di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (29/7/2015).

Dia baru mendengar adanya fatwa tersebut. "‎Saya memang belum baca, tapi yang dimaksud halal itu jelas. Agama Islam itu sederhana, selama tidak haram ya halal," ujar JK.
Ia menilai keberadaan BPJS bertujuan untuk membantu rakyat. Hal itu sesuai dengan ajaran Islam.

"Saya pikir perlu kita pelajari baik-baik, karena itu kan membantu rakyat. Apanya yang tidak sesuai syar'i (sesuai syariat Islam)," ucap JK.
JK pun menuturkan pemerintah akan mengundang para ulama untuk membicarakan hal ini. Nantinya akan disamakan persepsi pemerintah dan para ulama.
Bila MUI mempermasalahkan denda karena keterlambatan membayar iuran BPJS, JK menuturkan hal itu bukan persoalan. Sebab, di aturan mana pun selalu ada denda bila tak memenuhi tanggung jawab.
"Kalau soal denda-denda itu kan selalu ada di setiap peraturan kita. Anda telat bayar pajak juga dikenakan denda," tutur dia.

"Kadang-kadang juga dalam Bank Syariah juga begitu, kalau telat sesuatu juga ada sanksinya. Ya, tergantung nanti kita perbaiki sanksinya, bukan denda, apalah itu, administrasi," tandas JK.
MUI pada 9 Juni 2015 mengeluarkan fatwa bahwa program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak sesuai syariah Islam. Sidang Pleno Ijtima Ulama Komisi Fatwa Se-Indonesia V yang dipimpin Ketua Bidang Fatwa MUI Ma'ruf Amin, membahas program termasuk modus transaksional yang dilakukan BPJS Kesehatan dari perspektif ekonomi Islam dan fiqh mu'amalah, dengan merujuk pada Fatwa Dewan Syari'ah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan beberapa literatur. 

"Nampaknya bahwa secara umum program BPJS Kesehatan belum mencerminkan konsep ideal jaminan sosial dalam Islam, terlebih lagi jika dilihat dari hubungan hukum atau akad antar para pihak," tulis dokumen hasil sidang yang dikutip Liputan6.com dari laman resmi mui.or.id, Rabu (29/7/2015). 

Dalam poin 'Ketentuan Hukum Dan Rekomendasi', sidang memutuskan, penyelenggaraan jaminan sosial oleh BPJS Kesehatan, terutama yang terkait dengan akad antarpara pihak, tidak sesuai dengan prinsip syari'ah. "Karena mengandung unsur gharar, maisir dan riba." 

MUI pun mendorong pemerintah untuk membentuk, menyelenggarakan, dan melakukan pelayanan jaminan sosial berdasarkan prinsip syari'ah dan melakukan pelayanan prima.

Keputusan haram itu diputus pada sidang pleno Ijtima Ulama Komisi Fatwa Se-Indonesia V tahun 2015 yang berlangsung di Pesantren At-Tauhidiyah pada 7-10 Juni lalu. Putusan dikeluarkan pada 9 Juni. (Mut) 
di poskan oleh : http://news.liputan6.com/

Selasa, 03 Maret 2015

Air Ternyata Bisa Mendengar dan Merespon Pikiran



Ajaib, Air Ternyata Bisa Mendengar dan Merespon Pikiran

Air merupak sumber kehidupan yang sangat penting untuk kelangsungan makhluk hidup. Sebanyak 75 persen tubuh manusia terdiri atas air, demikian juga bumi dimana menurut Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat, sebanyak 72% permukaan bumi tertutup oleh air.

Dengan jumlah begitu banyak dan manfaat  yang sangat penting, maka ilmuan terus melakukan penelitian untuk mengetahui berapa besar keajaiban air. Ternyata ilmuan menemukan bahwa air tidak sekedar benda mati, air bisa mendengar dan dapat memberikan respon yang positif atau negatif.

Adalah Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama yang melakukan penelitian dan menemukan keajaiban air. Dalam penelitiannya lulusan dari Departemen Humaniora dan Ilmu Yokohama Municipal University ini menemukan bahwa molekul air dipengaruhi oleh pikiran kita, kata-kata dan perasaan. Masaru Emoto telah mempelajari air selama lebih dari dua puluh tahun dan melakukan perjalanan keliling dunia untuk melakukan percobaan dengan air hingga ke Swiss, Berlin, Prancis, Palestina.

Terobosan karyanya telah menunjukkan bahwa pikiran dan kata-kata memiliki efek langsung pada pembentukan air kristal. Dalam penelitiannya tersebut, Ia bersama rekannya Kazuya Ishibashi yang merupakan ilmuwan yang ahli dalam mikroskop mendapatkan foto-foto kristal air pertama di dunia. Awalnya Ia membekukan air dari Pulau Honshu didoakan secara agama Shinto kemudian didinginkan  pada suhu -50 derajat celcius dan difoto dengan alat foto berkecepatan tinggi.
Hasilnya adalah air ternyata mampu merespon terhadap kata-kata, gambar serta musik baik secara positif ataupun negatif.

Molekul air yang terbentuk menyerupai kristal segi enam yang indah. Ia kemudia mengulangi percobaannya dengan membacakan kata, “Arigato” yang artinya terimakasih pada air tadi. Hasilnya kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan huruf Jepang, “Arigato”. Kristal membentuk dengan keindahan yang sama. Selanjutnya ditunjukkan kata “setan”, kristal berbentuk buruk.

Percobaan lalu diubah dengan memutarkan musik Symphony Mozart. Hasilnya kristal yang terbentuk mirip seperti bunga. Namun bentuk kristtal ini berubah hancur ketika diperdengarkan musik heavy metal. Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan “peace” di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan.
Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain.

Pada Maret tahun 2005 Dr Emoto diundang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuannya tersebut.  Ia pun sudah menulis beberapa buku laris, termasuk The Hidden Message in Water, Kekuatan Sejati Air, The Secret Life of Water, dan koleksi foto tiga volume kristal air yang indah. Buku-bukunya telah diterjemahkan ke dalam lebih dari dua puluh lima bahasa.

Sementara Islam sendiri sudah menjelaskan hal ini melalui Nabi Muhammad SAW. Rasulullah Sallallahu A’laihi Wasallam. bersabda, “Zamzam lima syuriba lahu”, “Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya”. Barangsiapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh. Ini berarti, air bisa merasakan energi positif dan negatif siapa yang meminumnya.

Hasil penelitian ini diharapkan bisa menjawab kenep air bisa menyembuhkan ketika sudah dibacakan doa-doa. Dulu orang akan berpandangan bahwa tindakan tersebut merupakan sugesti, namun setelah diteliti, ternyata molekul air dapat menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh orang yang sakit.

Terimakasih sudah membaca. Mulailah untuk minum dengan berdoa terlebih dahulu, agar air yang masuk ke tubuh kita memberikan manfaat yang besar untuk kesehatan. 
http://infoyunik.blogspot.com