Pages

Jumat, 29 November 2013

Sertifikasi Guru PAI 2013

Sertifikasi Guru PAI 2013 Dihutang 5 Bulan


Kasi Pendaki: Anggaran Habis
LOBAR, Pos Bali
-Ratusan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang bernaung dibawah Kementerian Agama (Kemenag) kabupaten Lombok Barat (Lobar) mengeluhkan nasibnya karena tunjangan sertifikasi tahun 2013 hanya dibayarkan 7 bulan.
Nasib apes guru-guru PAI yang bertugas di sekolah-sekolah umum Lobar ini akan terus  terjadi setiap tahun jika tidak ada kebijakan penambahan anggaran dari APBN. “Apa kita pakai bayar, anggarannya tidak cukup untuk membayar sampai bulan Desember,” tandas Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Keagamaan Islam (Pendaki) Kementrian Agama (Kemenag) Lobar, H. Muksin, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (19/11) kemarin.
Muksin mengungkapkan bahwa anggaran untuk membayar tunjangan sertifikasi guru PAI di Lobar hanya mampu dibayar sampai 7 bulan, yakni Januari-Juli, sementara 5 bulan sisanya pada tahun 2013 akan dibayarkan pada tahun anggaran berikutnya yakni tahun 2014.
“Ya kita ngutang 5 bulan dan itu biasa terjadi meskipun sudah dilaporkan ke Kanwil dan pusat, tapi karena anggaran terbatas jadi tidak bisa,” kilahnya.
Jumlah guru PAI yang berstatus PNS  penerima tunjangan sertifikasi di Kemenag Lobar tahun 2013 sebanyak 313 orang, sedangkan non PNS 3 orang sehingga berjumah 316 orang.
“316 orang guru-guru PAI yang menerima tunjangan sertifikasi tahun 2013 ini adalah guru-guru yang Nomor Registrasi Guru (NRG) diterima tahun 2012, sedangkan tahun 2014 jumlahnya akan bertambah sebanyak 64 orang karena NRG-nya baru keluar tahun 2013 ini,” paparnya.
Dasar hukum tata cara pembayaran tunjangan sertifikasi diatur dalam peraturan menteri keuangan (PMK) RI nomor: 164/PMK.05/2010 tentang tata cara pembayaran tunjangan profesi guru dan dosen, tunjangan khusus guru dan dosen serta tunjangan kehormatan profesor.
“Jadi jika NRG guru keluar tahun 2013 maka mulai dibayarkan tahun 2014. Oleh sebab itu kita punya tambahan 64 guru PAI yang akan dibayarkan tunjangan sertifikasi tahun 2014,” katanya seraya mengatakan para guru PAI harus tetap bersabar karena pihaknya tetap akan memperjuangkan agar tahun berikutnya tidak ada tunggakan hutang. Din

0 komentar:

Poskan Komentar