Pages

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sunday, June 8, 2014

Tingkat Elektabilitas Prabowo-Hatta Ungguli Jokowi-JK

Survei FSI: Tingkat Elektabilitas Prabowo-Hatta Ungguli Jokowi-JK

Pasangan capres cawapres nomor urut satu Prabowo Subianto - Hatta Radjasa memberikan sambutan dalam  "Deklarasi Pemilu Berintegritas & Damai - Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014" di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (3/6). SP/Joanito Saojoao.
Pasangan capres cawapres nomor urut satu Prabowo Subianto - Hatta Radjasa memberikan sambutan dalam "Deklarasi Pemilu Berintegritas & Damai - Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014" di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (3/6). SP/Joanito Saojoao. (sumber: Suara Pembaruan)
Jakarta - Lembaga survei FSI (Fokus Survei Indonesia) merilis hasil survei terbarunya mengenai tingkat elektabilitas Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) 2014 yakni Prabowo-Hatta dan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam beberapa kriteria.
Hasilnya, masyarakat lebih memilih pasangan Prabowo-Hatta ketimbang Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla.
"Dalam hasil survei kami untuk mengukur elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden maka tingkat elektabilitas Prabowo-Hatta lebih unggul dari Jokowi-Jusuf Kalla. Prabowo-Hatta mendapatkan angka 45,7 % dan Jokowi-Jusuf Kalla mendapatkan angka 45,2 %. Sedangkan yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 9,1 %," kata Direktur Eksekutif FSI, Iswan Abdulah, Minggu (8/6).
Dijelaskan, tingginya elektabilitas pasangan Prabowo-Hatta lebih disebabkan rasa kepercayaan dari masyarakat yang semakin meningkat dibandingkan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla. Sedangkan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla lebih menurun disebabkan pencitraannya sudah mulai redup.
"Selain itu, keunggulan ini dikarenakan pasangan Prabowo-Hatta lebih banyak diterima oleh berbagai elemen masyarakat secara sukarela. Hal ini terbukti dari banyaknya deklarasi tim sukses Prabowo-Hatta dari berbagai kalangan. Selain itu, Prabowo-Hatta juga dinilai memiliki modal dasar yang lebih baik dan lebih," ucapnya.
Lebih jauh, Iswan menjelaskan dalam temuan hasil surveinya, masyarakat menginginkan pemimpin yang memiliki strong leadership dan ketegasan. Disusul kategori jujur dan berintegritas, menjamin rasa aman, berkharisma dan berwibawa serta pintar dan bekerjakeras.
"Dalam penelitian yang kami lakukan terdapat masyarakat ingin pemimpin yang tegas sebesar 28 %, jujur dan berintegritas 17,5 %, menjamin rasa aman 12,5 %, berkharisma dan berwibawa 11,6 %, pintar dan bekerjakeras 10,4 %, dan sisanya terbagi dalam kategori lainnya," ungkapnya.
Berikut hasil survei dalam beberapa kriteria untuk melihat tingkat elektabilitas calon presiden Prabowo Subianto dengan Joko Widodo:
1. Menjamin rasa aman: Prabowo 56 %, Jokowi 38 %, tidak tahu 6%
2. Mempersatukan bangsa: Prabowo 60 %, Jokowi 33 %, tidak tahu 7%
3. Berkharisma dan Berwibawa:Prabowo 58 %, Jokowi 34 %, tidak tahu 8%
4. Berani menegakkan keadilan: Prabowo 59 %, Jokowi 35 %, tidak tahu 6%
5. Empati dan berjiwa sosial: Prabowo 50 %, Jokowi 42 %, tidak tahu 8 %
6. Strong Leadership dan tegas: Prabowo 69 % Jokowi 25 %, tidak tahu 6 %
7. Jujur dan berintegritas: Prabowo 68 %, Jokowi 24 %, tidak tahu 8%
8. Pintar dan bekerja keras: Prabowo 52 %, Jokowi 41 %, tidak tahu 7 %
Sedangkan untuk melihat perbandingan tingkat elektabilitas dan tingkat kepemimpinan calon wakil presiden antara Hatta Rajasa dan Jusuf Kalla berikut hasil surveinya:
1. Menjamin rasa aman: Hatta Rajasa 47 %, Jusuf Kalla 44 %, tidak tahu 9 %
2. Mempersatukan bangsa: Hatta Rajasa 51 %, Jusuf Kalla 42 %, tidak tahu 7 %
3. Berkharisma dan Berwibawa: Hatta Rajasa 53 %, Jusuf Kalla 41 %, tidak tahu 6%
4. Berani menegakkan keadilan: Hatta Rajasa 49 %, Jusuf Kalla 43 %, tidak tahu 8%
5. Empati dan berjiwa sosial: Hatta Rajasa 48 %, Jusuf Kalla 45 %, tidak tahu 7%
6. Strong Leadership dan tegas: Hatta Rajasa 46%, Jusuf Kalla 44 %, tidak tahu 10 %
7. Jujur dan berintegritas: Hatta Rajasa 56 %, Jusuf Kalla 35 %, tidak tahu 9%
8. Pintar dan bekerja keras: Hatta Rajasa 50%, Jusuf Kalla 42 %, tidak tahu 8%
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan wawancara tatap muka langsung dengan menggunakan metode Multistage Random Sampling.
Survei dilakukan pada 20 - 30 Mei 2014. Jumlah sampel yang ditetapkan sebanyak 3256 responden yang berasal dari seluruh kota dan kabupaten seluruh Indonesia, dengan margin of error sebesar 1,67% serta tingkat kepercayaan 95 %.
http://www.beritasatu.com

Wednesday, June 4, 2014

Jokowi Pecat Dukunnya

Setelah Peroleh Urutan 2, Jokowi Pecat Dukunnya




Calon presiden Joko Widodo atau Jokowi sangat percaya kepada klenik. Jokowi kerap meminta pertimbangan kepada dukunnya untuk memutuskan perkara.

Bahkan setelah Jokowi mendapatkan nomor urut 2 di Pilpres 2014, mantan Wali Kota Solo itu memecat dukunnya. "Setelah pengambilan nomer di KPU, dukun Jokowi dipecat. Malam-malam dia dipulangkan ke Sukaharjo via travel," kata Ragil Nugroho melalui akun Twitter, @ragilnugroho1.

Kata mantan aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) ini, seminggu sebelum pengambilan nomor urut capres di KPU, Jokowi bertemu dengan Ki Drajat, dukun kepercayaannya.

"Oleh Ki Drajat, Jokowi disuruh puasa mutih sehari, yaitu sehari sebelum mengambil nomor undian di KPU," papar Ragil.

Ragil mengatakan, seminggu sebelum pengambilan nomor, Jokowi juga melakukan ritual. Yaitu memotong ayam hitam dan perkutut Majapahit. "Perkutut Majapahit khusus di datangkan dari Pacitan, kampung SBY. Tujuannya untuk menyerap pamor SBY," ungkap Ragil.

Ragil mengungkapkan, waktu pengambilan nomor urut di KPU, tim spiritual Jokowi juga menyebar bunga tiga warna di halaman KPU. "Semua ritual tersebut bertujuan agar Jokowi mendapatkan nomor urut 1. Sebelum mengambil nomor, Jokowi baca mantra dulu," jelas Ragil.

Lanjut Ragil, setelah baca mantra dia mengatupkan kedua tangan di bibir, baru mengambil. Ternyata dapat nomor 2. "Makanya Jokowi jadi agak pucat karena tdk sesuai harapan, yaitu mendapatkan nomor 1," paparnya.

Mengapa Jokowi menghindari nomor 2? Ini tidak hanya berdasarkan pertimbangan mudah untuk kampanye, tapi lebih karena pertimbangan klenik.

"Waktu Pemilu 2004, ketika Mega berpasangan dengan Hasyim, juga mendapatkan nomor 2 dan kalah. Waktu itu SBY nomor 4," jelas Ragil.

Nah, angka yang dekat dengan nomor 4 dalam pandangan klenik, yaitu nomor 1, karena batangnya sama-sama 1.

Ragil mengutarakan, malam harinya Ki Drajat dievaluasi karena Jokowi dapat nomor urut 2. Dengan enteng Ki Drajat mengatakan, kalau aura Jokowi kalah sama Prabowo.

"Jokowi melupakan pesan Ki Drajat agar menyalami lebih dulu Prabowo, ternyata justru Prabowo yang lebih dulu menyalami Jokowi," pungkas Ragil.
(petikan)  http://muslimina.blogspot.com

Sunday, June 1, 2014

Rekam Jejak Prabowo


Rekam Jejak Prabowo 24 Tahun Jadi Tentara

Rekam Jejak Prabowo 24 Tahun Jadi TentaraJakarta - Prabowo Subianto sering disebut sebagai seorang jenderal kontroversial. Karier dan sepak terjangnya dimulai selepas ia lulus dari Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia Magelang pada tahun 1970. Meniti karier di militer selama 24 tahun, saat menduduki posisi puncak, dia sempat dituduh melakukan kudeta hingga memimpin operasi penculikan sembilan aktivis.

Saat ditanya sikapnya jika kelak menjadi presiden, seperti menghadapi oposisi, aktivis yang cerewet, atau media yang sudah telanjur bebas, Prabowo menjawab sudah dibuktikan. "Komitmen saya menghadapi mereka sudah jelas. Kalau minta jaminan, jaminan apa? Saya sudah buktikan komitmen saya kepada konstitusi. Saya kira saya satu-satunya yang membuktikan diri pada UUD. Kalau Saudara ingat pada 1998, saya 34 batalion. Kalau dari segi kekuatan fisik, saya yang terkuat di Indonesia. Dan saya sempat dituduh mau kudeta, dan saya diberhentikan oleh presiden, dan saya ikuti perintah presiden tanpa perlawanan," kata Prabowo saat bertandang ke kantor Tempo pada 9 Oktober 2013.
Dia melanjutkan bahwa dirinya sudah berkomitmen kepada demokrasi. "Ini pemilu ketiga saya ikut. Saya bentuk partai politik, dari nol. Sekarang lawan-lawan survei mengatakan empat besar, tiga besar, ada yang mengatakan dua besar. Terhadap oposisi, aktivis, yang dulu saya dianggap bagian dari rezim Orde Baru, militeristisk, fasis bla bla bla.... Sekarang, aktivis prodemokrasi adanya di Gerindra. Mereka menduduki posisi yang menentukan."

Inilah karier Prabowo:

1974 Lulus Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.

1976 Komandan Pleton Para Komando Grup I Komando Pasukan Sandhi Yudha (Kopassandha) dan ditugaskan sebagai bagian dari operasi Tim Nanggala di Timor Timur.

1978 Prabowo memimpin pasukan Den 28 Kopassus yang ditugaskan untuk membunuh pendiri dan Wakil Ketua Fretilin, Nicolau dos Reis Lobato.

1983 Prabowo dipercaya sebagai Wakil Komandan Detasemen 81 Penanggulangan Teroris (Gultor) Komando Pasukan Khusus TNI AD (Kopassus).

1995
Komandan Komando Pasukan Khusus.


1996
Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus.


1998
Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat.

Saat itu menjadi perwira termuda yang meraih pangkat jenderal. Usia 47 tahun, tiga bintang tersemat di pundaknya. Ia juga dituduh mendalangi penculikan beberapa aktivis.

2004
Politikus Partai Golkar.


2008
Mendirikan Partai Gerindra bersama Muchdi Purwoprandjono.

Partai ini memperoleh 4,5 persen suara--26 kursi Dewan.

2009
Mencalonkan diri menjadi calon wakil presiden.

Berkoalisi dengan PDI Perjuangan berpasangan dengan Megawati Soekarnoputri  http://www.tempo.co/read/news

Saturday, May 31, 2014

Hujan Deras di Ka’bah Semakin Antusias Beribadah

Diguyur Hujan Deras Saat Shalat Malam, Jamaah Umrah di Ka’bah Semakin Antusias Beribadah

 

KIBLAT.NET, Mekkah – Kaum muslim yang melaksanakan ke Ka’bah di Mekkah Mukarramah pada Kamis, (08/05) malam diberi kejutan saat shalat malam ketika tiba-tiba mendapatkan rezeki yang tak terduga berupa hujan deras.
Mekkah, yang terletak di iklim gurun Arab Saudi, biasanya hanya mengalami hujan singkat empat atau lima kali dalam setahun.
Karena alasan ini, jamaah haji yang mendapatkan kesempatan langka ini semakin bersemangat untuk berdoa di tengah hujan di sekitar Ka’bah. Para peziarah yang bergembira itu kemudian mengelilingi Ka’bah dengan mengucapkan takbir, seperti dikutip Kiblat.net dari World Bulletin.
Ka’bah, yang pondasinya diletakkan oleh manusia pertama, Nabi Adam alaihissalam dan kemudian diselesaikan oleh Nabi Ibrahim alaihissalam dan putranya Ismail alaihissalam, dianggap menjadi tempat pertama ibadah di bumi yang dipersembahkan hanya kepada Allah SWT.
Setiap tahun, pada bulan Islam Dzul-Hijjah, jutaan umat Islam dari seluruh dunia datang untuk memenuhi ibadah haji di Ka’bah. Di luar musim haji, kaum muslimin juga datang untuk melaksanakan ibadah berupa ziarah kecil yang dikenal sebagai Umrah. [sdqfajar]
http://www.kiblat.net

Friday, May 30, 2014

Saat Prosesi Pencucian Ka'bah Tiga orang Meninggal dunia

Tiga orang Meninggal dunia saat Prosesi Pencucian Ka'bah

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjumv-lGyXdyNfEdIMl0ljlnZUGacfBtrd4idSy9oQpbFY1a-xdDCfXFBhegYQCLIOOuioS8HGCuGfmzj08HVryDex8I1apeWrKVoRnN78zDvFfQDrIUc2IODKEoGGBIdPXTQd_1fINlt_0/s1600/Insiden+saat+pencucian+Ka%27bah.JPG 
Mekkah ~ Pencucian Ka'bah yang dilakukan pada Kamis (29/5/2014) diwarnai dengan insiden kecelakaan yang menyebabkan 3 orang meninggal dunia.
Ketiga orang meninggal karena saling berdesak-desakan dan memanjat dinding di Al Haram al-Syarif dalam kerumunan orang yang berbondong-bondong untuk menyaksikan momen langka tersebut, yakni proses pencucian Ka'bah.

Ratusan jama'ah berusaha menyaksikan pencucian Ka'bah yang pimpin oleh Pangeran Misy'aal bin Abdullah bin Abdul Aziz mewakili Raja Saudi dan sejumlah ulama. Hal itu membuat para jama'ah berduyun-duyun penasaran untuk melihat apa yang dilakukan dan bagaimana untuk proses pencuciannya.

Askar/Polisi Al Haram di Mekkah telah memperingatkan jama'ah agar tidak berduyun-duyun demi keselamatan mereka, tetapi banyak dari mereka tidak menghiraukan hingga menyebabkan tiga orang dari mereka meninggal dunia.http://www.muslimedianews.com

Nonton Video Porno Otak Menyusut

Pria Suka Nonton Video Porno Otaknya Menyusut

Ilustrasi (Dailymail)
Liputan6.com, Berlin Melihat video porno bisa membuat pria terangsang secara seksual. Tapi, pornografi bisa merusak fisik pria.

Sebuah penelitian mengungkapkan pornografi bisa menyusutkan otak pria dan menumpulkan respons terhadap rangsangan seksual.
Penulis penelitian Dr Simone Kuhn dari Max Planck Institute di Berlin mengatakan, penelitian ini yang pertama kalinya melihat hubungan antara konsumsi porno dan menurunkan ukuran otak serta aktivitas otak dalam menanggapi rangsangan seksual.

Tapi, penelitian ini tak bisa membuktikan bahwa menonton video porno menjadi penyebab perubahan otak.

"Ini tak jelas, misalnya apakah menonton film porno menyebabkan perubahan otak atau apakah orang yang lahir dengan jenis tertentu lebih banyak menonton porno," kata Dr Kuhn seperti dilansir MailOnline, Jumat (30/5/2014).

Dr Kuhn dan koleganya Jurgen Gallinat dari Charite University dalam penelitian ini merekrut 64 pria sehat berusia 21-45 tahun dan menanyakan kebiasaannya menonton film porno. Mereka juga mengambil foto otak pria itu untuk mengukur volume dan melihat bagaimana reaksi otak terhadap gambar porno.

Dalam penelitian yang diterbitkan pada jurnal JAMA Psychiatry itu, peneliti menemukan perbedaan mencolok pada pria abstain dibandingkan pria yang teratur menonton video atau foto seksi.

"Kami menemukan bahwa volume yang disebut striatum , daerah otak yang dihubungkan dengan penghargaan dan memotivasi perilaku menjadi lebih kecil pada peserta yang sering mengonsumsi pornografi," kata Dr Kuhn.http://health.liputan6.com

Thursday, May 29, 2014

Tunjangan Guru 4 Juta Perbulan


Menakar Janji Prabowo: Tunjangan Guru 4 Juta Perbulan

Jakarta, LiputanIslam.com – Salah satu janji capres-cawapres Prabowo-Hatta  adalah memberi tunjangan sebesar 4 juta per bulan kepada guru Indonesia. Seperti tertuang dalam www.kpu.go.id, Prabowo Subianto- Hatta Rajasa berjanji akan menjadikan guru sebagai profesi terhormat, sejahtera dan bertanggungjawab  dengan menaikkan tunjangan profesi guru menjadi rata-rata Rp 4 juta per bulan dan pengiriman tunjangan profesi guru bersertifikat langsung ke rekening guru.
Saat ini besarnya tunjangan profesi guru mengacu pada UU no 14 tahun 2008 tentang guru dan dosen menyebutkan, tunjangan profesi dibayar sebesar 1x gaji pokok.
Dari data tahun 2013, jumlah guru yang menerima tunjangan profesi sebesar 2,424,129. Untuk itu dari  total anggaran fungsi pendidikan sebesar Rp 337 triliun di tahun 2013, pemerintah mengalokasikan Rp 43 triliun untuk tunjangan profesi guru. Sayang, sejak tunjangan profesi diberlakukan, acapkali pencairan dananya tersendat-sendat seperti pengakuan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohamad Nuh. (Tempo, 30/4/2013).
Data dari Badan Pusat Statistik, pendapatan negara tercatat 1.502 trilyun pada tahun 2013. Bagaimana prediksi realisasi janji Prabowo-Hatta ini? Bila dihitung, jumlah yang harus dibayarkan pemerintah kepada 2,424,129 guru jika tunjangan profesinya sebesar 4 juta perbulan adalah 9.696.516.000.000. Sehingga pertahun, pemerintah wajib menyediakan anggaran sebesar  116.358.192.000.000 atau lebih dari 116 trilyun rupiah. Artinya, untuk guru saja, pendapatan negara akan terkuras 7,7 persen.
Selama ini, untuk menutupi kekurangan APBN, Indonesia berhutang. Menurut Bank Indonesia, jumlah hutang Indonesia sebesar lebih  dari 3000 trilyun di awal tahun 2014. Dan berdasarkan data Bloomberg, utang luar negeri  Indonesia kembali bertambah dalam bulan Januari dan Februari 2014 sekitar Rp 82 triliun.
Dengan kenaikan jumlah tunjangan guru, dan kenaikan hutang Indonesia perbulannya, dimanakah pemerintah harus mencari dana untuk menutup semua lubang-lubang itu?  http://liputanislam.com