Pages

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tuesday, May 6, 2014

Apa yang terjadi jika Jendela Pesawat Terbuka



Ini yang Akan Terjadi Jika Jendela Pesawat Dibuka

Ini yang Akan Terjadi Jika Jendela Pesawat Dibuka

TEMPO.CO, Washington - Naik pesawat dengan jendela terbuka hanya ada di dalam film kartun saja. Dalam kehidupan nyata, hal ini sangat mustahil dilakukan.

Menurut situs Livescience.com mengutip penulis Lifes Little Mysteries, gravitasi cenderung untuk menjaga molekul udara terkonsentrasi di dekat tanah. Jadi, atmosfer menipis ketika Anda naik. Udara menjadi sangat tipis pada ketinggian 10.000 kaki (3.000 meter).

Jendela pesawat harus dalam keadaan tertutup saat berada dalam ketinggian untuk mencegah para penumpang menderita hipoksia atau kekurangan oksigen. Karena tekanan udaya yang rendah menyebabkan hawa yang sangat dingin, maka jendela yang selalu tertutup diperlukan untuk menjaga kabin cukup hangat.

Pada ketinggian 35.000 kaki (11.000 m), ketinggian umum dari jet komersial, tekanan udara turun menjadi kurang dari seperempat dari kondisi normal di atas permukaan laut, dan suhu luar turun di bawah minus 51 derajat Celcius, menurut The Engineering Toolbox. Jika jendela dibuka, maka dalam hitungan menit Anda akan mati karena udara dalam pesawat menguap dan kondisinya setara dengan keadaan di luar pesawat.

Situs ini menuliskan artikel itu menanggapi pernyataan Mitt Romney, yang belakangan diakui dalam konteks bercanda, mengomentari pendaratan darurat pesawat yang ditumpangi istrinya, Ann Romney.

Membahas insiden di sebuah acara penggalangan dana hari berikutnya, ia berkata, "Bila Anda memiliki masalah di dalam pesawat terbang, tidak ada tempat untuk menyelamatkan diri, dan Anda tidak dapat menemukan oksigen karena jendela tidak terbuka. Saya tidak tahu mengapa mereka tidak melakukan itu (membuka jendela). Ini adalah masalah nyata.. Jadi itu sangat berbahaya," katanya.

Komentarnya ditanggapi dengan sinis oleh situs-situs sains. Namun, New York Times yang pertama kali menerbitkan tulisan itu kemudian menuliskan update bahwa omongan Romney dalam konteks bercanda. http://www.tempo.com

Perangkat Desa dan Honorer Akan Berstatus P3K

Perangkat Desa dan Honorer Akan Diakomodir Berstatus P3K


Inilah kabar baik bagi perangkat desa dan pegawai honorer di instansi pemerintahan. Betapa tidak, Pemerintah bersama DPR saat ini tengah merancang Undang-undang tentang ASN (Aparatur Sipil Negera) yang salah satu itemnya akan mengakomodir perangkat desa dan pegawai honorer dengan status Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Meski P3K statusnya bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS), tetapi mereka akan mendapat hak yang sama dengan PNS, salah satunya mendapat gaji dan tunjangan.
Ketua Komisi II DPR RI, Drs. Agun Gunandjar Sudarsa, Bc.Ip, M.Si, mengatakan hal itu, kepada HR, di Ciamis, belum lama ini. “Tapi, bagi perangkat desa dan honorer apabila ingin diangkat menjadi P3K harus mengikuti testing dan uji kompetensi terlebih dahulu. Apabila memenuhi syarat dan lulus test, maka bisa lolos diangkat menjadi P3K,” ujar Agun.
Menurut Agun, langkah ini diambil sebagai jawaban dari aspirasi sejumlah perangkat desa di Indonesia yang menuntut ingin diangkat menjadi PNS. Di saat pemerintah menolak aspirasi perangkat desa tersebut, maka pihaknya mengusulkan alternatif lain dengan memberlakukan pengangkatan pegawai pemerintahan dengan sistem P3K ini.
“Memang rasional juga penolakan dari pemerintah terhadap aspirasi perangkat desa tersebut. Apabila seluruh perangkat desa diangkat menjadi PNS, bisa merusak sistem kepegawaian,” ujarnya.
Bayangkan saja, lanjut Agun, apabila seluruh perangkat desa diangkat menjadi PNS, kemudian mereka dalam beberapa tahun kemudian mendapat kenaikan pangkat dan golongan, misalkan, sudah berada di pangkat golongan 3 B sampai 4 A, apakah mereka masih layak menjadi perangkat desa?.
”Tentunya harus dipindahkan ke instansi pemerintahan yang lebih atas. Kalau jumlahnya banyak, lantas perangkat desa ini akan ditempatkan dimana? Dipastikan kantor kecamatan di sejumlah daerah akan kelimpungan, karena harus menampung perangkat desa PNS yang sudah mendapat kenaikan pangkat tersebut,” terang Agun.
Namun demikian, Agun mengatakan, tuntutan perangkat desa yang ingin diangkat menjadi PNS memang sangat beralasan. Mereka juga ingin diberlakukan adil seperti halnya abdi negara lain, terutama masalah peningkatan kesejahteraan.
“Subtansi dari tuntutan perangkat desa ini kan soal peningkatan kesejahteraan, bukan dari soal status mereka. Nah, kami dari Komisi II DPR mencoba mengakomodir asprasi tersebut dengan mengusulkan sistem kepegawaian P3K ini, yang pada tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan perangkat desa,” ujarnya.
Namun, lanjut Agun, yang menuntut ingin diangkat menjadi PNS, tidak hanya dari kalangan perangkat desa saja, tetapi hal yang sama pun disuarakan oleh kalangan pengawai honorer. “Makanya, sistem P3K ini berlaku untuk perangkat desa dan pengawai honorer, “ ujarnya.
Meski begitu, kata Agun, seorang perangkat desa ataupun pegawai honorer bila ingin diangkat menjadi P3K harus benar-benar orang yang memiliki kompetensi. Kerena setelah dinyatakan lulus dan menyandang status P3K, pemerintah akan melakukan penilaian terhadap kinerja dan kompetensinya masing-masing.
“Penilaian itu akan dilakukan setiap setahun sekali. Apabila dinilai kinerjanya baik, maka pemerintah akan memperpanjang status P3K tersebut. Namun, apabila dianggap kinerjanya buruk, maka otomatis status itu akan dicabut atau diberhentikan, “ ujarnya.
Menurut Agun, saat ini Rancangan Undang-undang (RUU) tentang ASN masih dalam pembahasan antara Komisi II DPR dengan pemerintah. Ditargetkan, sebelum pelaksanaan Pemilu tahun 2014, RUU tersebut sudah bisa disyahkan dan bisa diberlakukan pada tahun 2014 mendatang.
“Kita dari Komisi II DPR terus mendorong agar RUU ASN ini agar segera rampung pembahasannya dan segera ditetapkan. Karena di RUU ASN ini memiliki semangat untuk melakukan perubahan dan pembenahan di tatanan pemerintahan agar berjalan lebih baik dan efektif,” pungkasnya. http://www.harapanrakyat.com

Sunday, May 4, 2014

Dana Rp 1 Miliar per Desa Kemungkinan Cair Juli



JAKARTA – Seluruh desa di Indonesia diperkirakan sudah akan menerima kucuran dana transfer dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Juli 2014 mendatang.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menjelaskan, pencairan itu dapat terwujud karena setelah  Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa disahkan, dalam waktu akan diterbitkan dua Peraturan Pemerintah (PP) untuk penjabaran UU tersebut.
“Sebelum Juli kami harap sudah selesai. Saat ini kami sedang membahas dengan masing-masing dua orang wakil dari kementerian/lembaga terkait. Setiap kementerian/lembaga terkait sedang membahas itu sekarang. Saya harap Juli selesai,” ujarnya di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional Tim Terpadu Pemanganan Gangguan Keamanan Dalam Negeri Tahun 2014, di Jakarta, Kamis (13/3).
Menurut Gamawan, setelah PP nantinya disahkan, maka setiap desa yang saat ini jumlahnya mencapai 72 ribu di seluruh Indonesia, akan memeroleh anggaran berkisar Rp 800 juta hingga Rp 1,4 miliar per desa.
Pengucuran anggaran akan berbeda-beda untuk setiap desa, karena disesuaikan dengan luas desa, jumlah penduduk dan tingkat kebutuhan hidup di desa tersebut.
“Nanti setiap desa akan mendapatkan alokasi dana yang berasal dari dua sumber. Dana transfer (dari APBN) jumlahnya Rp 59,2 triliun. Kemudian alokasi dana desa dari kabupaten. Jadi bisa-bisa setiap desa mendapatkan lebih dari Rp1 miliar setiap tahun," ujarnya.
Namun transfer dana tersebut kata Gamawan, hanya untuk desa. Sementara terkait kelurahan tidak termasuk dalam program penerima anggaran. Alasannya, karena kelurahan masuk struktur pemerintahan. Sementara desa merupakan sebuah komunitas besar dan satu kesatuan dengan masyarakat hukum adat.
“Inti dari pengucuran dana transfer ini titik beratnya pada pembangunan desa. Jadi bukan pemerintahan desa. Jangan sampai karena salah dalam pengelolaan pemerintah desa berurusan dengan aparat penegak hukum. Kita tentu akan memberi pendidikan kepada para kepala desa dalam pengelolaan keuangan desa,” katanya. http://www.jpnn.com

Saturday, May 3, 2014

Tak Mengejar Jabatan Capres


Rhoma Irama: Saya Tak Mengejar Jabatan Capres

"Kalau jadi, ini buat saya Innalillahi, karena tugas berat."

Rhoma Irama.

Penyanyi Dangdut Rhoma Irama menyatakan tidak masalah jika akhirnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memilih tokoh lain untuk diusung sebagai calon presiden (capres) pada pemilu 2014.
Ketika ada partai yang meliriknya untuk dijadikan capres, Rhoma pun sudah merasa cukup dihargai mendapat kepercayaan melaksanakan tugas berat ke depan.

"Saya nothing to lose. Karena saya bukan dalam posisi yang mencari atau mengejar jabatan [capres]. Saya orang yang didorong," ujar Rhoma dalam perbincangan telepon dengan VIVAnews, Kamis 6 Desember 2012.
Apabila dapat terbebas dari beban berat menjadi capres, justru Rhoma akan mengucap syukur. "Kalau jadi, ini buat saya Innalillahi, karena tugas berat. Tapi kalau nggak jadi, ya Alhamdulillah," kata Rhoma.

Musisi yang mendapat julukan Raja Dangdut ini menekankan bahwa dirinya bukan orang yang terobsesi menjadi capres. "Saya sangat tidak berambisi untuk itu," kata Rhoma.

Sebelumnya, Mahfud MD, menyambut baik wacana PKB mengusung Rhoma Irama sebagai Calon Presiden 2014. Menurut Mahfud, PKB memang butuh ikon untuk partainya. Meski demikian, menurut Mahfud, setiap orang yang didukung oleh PKB saat ini juga harus sadar bahwa ini belum final. Karena, PKB baru masuk tahap penjaringan tokoh.

"Kalau Rhoma Irama didukung PKB, saya juga didukung oleh PKB. Sehingga jangan dianggap itu sudah selesai begitu," ujar Mahfud usai rapat dengan Komisi III di DPR, Jakarta, Selasa 4 Desember 2012. http://politik.news.viva.co.id

Friday, May 2, 2014

Kamar VIP untuk Caleg Stres habis

Caleg Stres  Tak Kebagian Kamar VIP


TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Sebanyak 35 kamar VIP Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur yang sedianya untuk para calon legislatif (caleg) stres pasca-Pileg sudah penuh terisi. Namun, penuhnya kamar-kamar ini bukan diisi para caleg tersebut melainkan oleh pasien anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Sekertaris Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSJ Menur, Dra Rr Amelia, mengatakan belum ada caleg yang masuk RSJ Menur sehari setelah Pileg.
"Pengumuman pun belum ditentukan, jadi belum ada yang masuk. Yang ada malah pasien kami yang tadinya kelas 3 pindah ke VIP karena program JKN. Sekarang kamar VIP itu diisi pasien-pasien lama yang naik tingkat," kata Amelia, KAmis (10/4/2014).
Amelia menuturkan kamar-kamar yang tersisa di RSJ Menur tinggal kamar-kamar kelas 3. Kemungkinan besar, para caleg yang stress akan menempati kamar kelas 3 karena kelas VIP sudah penuh.
"Tapi saya tidak kapan mereka (caleg) masuk. Apakah setelah pengumuman atau bagaimana. Yang jelas, sekarang belum ada," sambungnya.
Terpisah, Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Perawatan RSJ Menur Surabaya, dr Edith Maria Djaputra SpS, menambahkan para caleg yang depresi cenderung menurun tiap Pileg.
Pada Pileg 2004, RSJ Menur menerima lebih dari 50 caleg depresi. Namun hal itu menurun drastis pada Pileg 2009, di mana RSJ Menur hanya menangani empat pasien caleg.
"Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengharuskan psikotes untuk para caleg ini berguna untuk persiapan mental mereka. Mungkin juga pemberitaan media mengenai kamar caleg stres di RSJ membuat mereka malu kalau sampai masuk ke RSJ," terang Edith. http://www.tribunnews.com

Ngomel hingga Telanjang

Caleg Stres, dari Ngomel hingga Telanjang  

Senin, 14 April 2014 | 04:31 WIB
Caleg Stres, dari Ngomel hingga Telanjang   
Sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) masih terpasang di bahu jalan di kawasan Jalan Pondok Pinang Raya, Jakarta Selatan, (6/4). Memasuki masa tenang Pemilu, sejumlah APK caleg dan parpol seharusnya diturunkan untuk menciptakan suasana yang kondusif. ANTARA FOTO/Reno Esnir
TEMPO.CO, Bojonegoro - Pondok Pesantren Dzikrussyifa Asma Berojomusti, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, sudah menangani sedikitnya 40 calon legislatif yang mengalami stres setelah pemilu legislatif 9 April lalu. Saat diterapi kejiwaan di pondok pesantren, mereka ada yang marah-marah, diam, bahkan telanjang sambil teriak-teriak. "Saya prihatin," ujar pimpinan Pondok Pesantren Dzikrussyifa Asma Berojomusti, K.H. Muzzakin, pada Tempo, Minggu, 13 April 2014.

Menurut Muzzakin, 46 tahun, 40 orang caleg itu datang dari pelbagai tempat di Tanah Air, mulai dari Pontianak, Kalimantan Barat, Lampung, Jakarta, dan Banten. Juga dari Pekalongan, Jawa Tengah, Malang, Sidoardjo, Surabaya, Gresik, dan Lamongan. Dari 40 orang tersebut, ada tiga orang yang justru lebih dahulu datang sebelum pencoblosan pemilu legislatif 9 April 2014.

Para caleg yang stress ini sebagian tidak tahan dengan tekanan mental yang kuat. Misalnya, kalah karena tidak lolos jadi anggota legislatif, kemudian mengeluarkan biaya besar, rasa malu dan hina yang berlebihan, serta harapan tinggi yang tidak tercapai. Dampaknya, para caleg ini mengalami perubahan kejiwaan dan cenderung kosong pikirannya.

Kyai Muzzakin mencontohkan, karena pikirannya kosong, maka orang bersangkutan dipengaruhi hal-hal yang berkaitan dengan dunia jin dan setan. Contohnya, ada caleg dari Kabupaten Sidoardjo mengalami goncangan jiwa yang hebat. Suka teriak-teriak, ngomel, dan kemudian telanjang. Belakangan diketahui caleg ini mengaku sudah mengeluarkan uang Rp 700 juta yang diberikan ke tim suksesnya. Namun, uang sebesar itu habis dan caleg bersangkutan tidak lolos menjadi anggota DPRD Sidoardjo. "Yang sukses timnya, sementara orangnya stres," katanya.

Contoh lain, ada beberapa caleg yang juga mengalami goncangan jiwa. Seperti dari beberapa orang dari Jawa Timur, yang datang berobat di pondoknya, berperilaku ganjil. Ada yang datang ke pondok pesantrennya dengan posisi diam dan tidak mau diajak bicara. Kemudian, ada yang ngomel-ngomel sendiri hingga menangis. Tak hanya itu, ada juga caleg yang tiba-tiba menggunakan jas, lengkap dengan tas, dan pakaian rapi. Mereka ini layaknya seperti sudah terpilih menjadi anggota Dewan.

Menurut Kyai Muzzakin, sebanyak 40 orang tersebut, datang secara bergiliran. Misalnya, pasien yang sempat telanjang dari Sidoardjo kini sudah pulang. Demikian juga dari Banten, Malang, dan Pekalongan juga sudah pulang. Kini masih ada enam caleg yang masih berada di pondok pesantrennya.

Muzzakin berharap dalam satu pekan ini para caleg itu bisa cepat sembuh sedia kala. Sebab, sebagian caleg ini mengalami problem kejiwaan karena ingin meraih cita-cita, tetapi belum tercapai. Makanya, untuk melakukan terapi, dirinya mengaku harus sabar. "Saya berusaha untuk menenangkan kejiwaannya," ujarnya.

Terapi untuk caleg yang gagal ini tidak satu dua kali ini saja. Sebab, setelah Pemilu 2009 lalu, Muzzakin  juga memberikan pengobatan terhadap 23 caleg yang gagal menjadi anggota Dewan. "Jadi, bukan ini saja," ucapnya.  : http://pemilu.tempo.com

Thursday, May 1, 2014

peringatan hari pendidikan nasional

naskah pidato peringatan hari pendidikan nasional

Assalamualaikum Wr. Wb
Yth. Kepala SMP Negeri 2 Surakarta
Yang saya hormati bapak-bapak dan ibu-ibu guru, karyawan-karyawati SMP Negeri 2 Surakarta
Serta teman-temanku yang berbahagia
Pada kesempatan yang berbahagia  ini mari kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT. Karena atas rohmat-Nya kita  dapat berkumpul pada siang hari ini tanpa ada halangan suatu apapun. Tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara yang telah hadir dalam acara peringatan hari pendidikan nasional tanggal 2 Mei. Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan pidato dengan tema “ Pendidikan bagi Genersi Muda Bangsaku”.
Hadirin yang berbahagia,
Hari yang bersejarah tepatnya pada tanggal 2 Mei, patut kita kenang. Karena hari pendidikan Nasional adalah masalah yang sangat penting, khususnya bagi para pelajar. Sebagai warga negara Indonesia hendaklah mengetahui bahwa hari pendidikan nasional itu tidak hanya diperingati oleh jenjang pendidikan tingkat tinggi , akan tetapi dari jenjang pendidikan tingkat  dasarpun ikut memeriahkannya.
Sebagai generasi penerus haruslah sadar tentang pendidikan, karena tujuan utama pendidikan adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Kalau kita amati dengan seksama bahwa pendidikan merupakan masalah yang sangat penting dan perlu mendapat perhatian khusus. Tanpa pendidikan generasi muda tidak mungkin bisa cerdas dan tidak pula siap mengganti generasi tua.
Hadirin yang saya hormati,
Lembaga pendidikan dibuka secara luas atau tempat pendidikan baik formal maupun non formal telah menjamur dimana-mana, tinggal kemauan kita, apabila kita giat menuntut ilmu, maka cita-cita akan tercapai, keberhasilan akan kita peroleh dengan gemilang, akan jadi pemuda yang siap meneruskan pembangunan ini. Tapi sebaliknya bila kita malas menuntut ilmu padahal ada kesempatan belajar, maka rasa penyesalan akan kita rasakan dimasa mendatang.
Hadirin  yang berbahagia
Dari penyampaian pidato saya kali ini dapat diambil kesimpulan bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban kita sebagai pelajar, dengan ilmu kita dapat sukses di masa yang akan datang dan dengan ilmu pula ,kita sebagai generasi penerus bangsa akan dapat membangun bangsa Indonesia tercinta ini untuk menjadi yang lebih baik.
Dengan memperingati hari pendidikan Nasional tanggal 2 Mei, mari kita ambil hikmahnya untuk meningkatkan semangat belajar kita dan turut mencerdaskan kehidupan bangsa. Tak lupa kita senantiasa berdoa semoga tokoh pendidikan Nasional kita, ki Hajar Dewantara yang telah wafat mendahului kita dibalas jasa-jasa beliau oleh Allah SWT.
Hadirin yang saya hormati,
Demikianlah yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan ada guna dan manfaatnya.

Terimakasih atas segala perhatian saudara dan mohon maaf apa bila ada kekurangan. Akhiru kalam wabilahit taufiq walhidayat Wassalamualaikum Wr.Wb.http://hanaayususilo.blogspot.com