Pages

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Wednesday, October 30, 2013

SEJARAH TAHUN BARU ISLAM dan HUKUM MERAYAKANNYA


SEJARAH TAHUN BARU ISLAM
Tahun Baru Islam/Hijriah memang berpengaruh dalam dunia Islam. Berikut ini adalah sejarah, hukum merayakannya, dan kemuliaan pada bulan pertama dalam tahun hijriah, yaitu bulan Muharram… Marilah langsung kita simak saja yuuuuukkkzzz

1. Sejarah
Penggunaan sistem perhitungan Islam belum dilakukan di masa Rasulullah SAW masih hidup. Juga tidak dilakukan di masa khalifah pertama, Abu Bakar Ash-Shiddiq ra. Secara singkat sejarah digunakannya sistem perhitungan tahun Islam bermula sejak kejadian di masaUmar bin Al-Khattab ra. Salah satu riwayat menyebutkan yaitu ketika khalifah mendapat surat balasan yang mengkritik bahwa suratnya terdahulu dikirim tanpa angka tahun. Beliau lalu bermusyawarah dengan para shahabat dan singkat kata, mereka pun berijma’ untuk menjadikan momentum tahun di mana terjadi peristiwa hijrah nabi sebagai awal mula perhitungan tahun dalam Islam.
Sedangkan sistem kalender qamariyah berdasarkan peredaran bulan konon sudah dikenal oleh bangsa Arab sejak lama. Demikian juga nama-nama bulannya serta jumlahnya yang 12 bulan dalam setahun. Bahkan mereka sudah menggunakan bulan Muharram sebagai bulan pertama dan Zulhijjah sebagai bulan ke-12 sebelum masa kenabian.
Sehingga yang dijadikan titik acuan hanyalah tahun dimana terjadi peristiwa hijrah Nabi SAW. Bukan bulan dimana peristiwa hijrahnya terjadi. Sebab menurut riwayat, beliau dan Abu Bakar hijrah ke Madinah pada bulan Sya’ban, atau bulan Rabiul Awwal menurut pendapat yang lain, tapi yang pasti bukan di bulan Muharram. Namun bulan pertama dalam kalender Islam tetap bulan Muharram.
Penting untuk dicatat disini adalah pilihan para shahabat menjadikan peristiwa hijrah nabi sebagai titik tolak awal perhitungan kalender Islam. Mengapa bukan berdasarkan tahun kelahiran Nabi SAW? Mengapa bukan berdasarkan tahun beliau diangkat menjadi Nabi? Mengapa bukan berdasarkan tahun Al-Qur’an turun pertama kali? Mengapa bukan berdasarkan tahun terjadinya perang Badar? Mengapa bukan berdasarkan tahun terjadinya pembebasan kota Mekkah? Mengapa bukan berdasarkan tahun terjadinya haji Wada’ (perpisahan) dan mengapa bukan berdasarkan tahun meninggalnya Rasulullah SAW?
Jawabannya adalah karena peristiwa hijrah itu menjadi momentum di mana umat Islam secara resmi menjadi sebuah badan hukum yang berdaulat, diakui keberadaannya secara hukum international. Sejak peristiwa hijrah itulah umat Islam punya sistem undang-undang formal, punya pemerintahan resmi dan punya jati diri sebagai sebuah negara yang berdaulat. Sejak itu hukum Islam tegak dan legitimate, bukan aturan liar tanpa dasar hukum. Dan sejak itulah hukum qishash dan hudud seperti memotong tangan pencuri, merajam/mencambuk pezina, menyalib pembuat huru-hara dan sebagainya mulai berlaku. Dan sejak itulah umat Islam bisa duduk sejajar dengan negara/kerajaan lain dalam percaturan dunia international.
Kondisi itu terus berlangsung hingga umat Islam melewati masa-masa yang panjang setelah wafatnya beliau, masa khualfaurrasyidin, masa khilafah Bani Umayyah Bani Abbasiyah dan masa khilafah Bani Utsmani. Wilayahnya membentang dari Maroko hingga Marauke di mana separuh bulatan muka bumi menjadi sebuah negeri yang satu, daulah Islamiyah.
Hingga kemudian semua itu berakhir pada abad 20 Masehi (abad 14 hijriyah) dengan ditumbangkannya khilafah Turki Utsmani pada tahun 1924 oleh Musthapa Kemal Ataturk. Seorang pemimpin boneka yang bekerja di bawah perintah zionis yahudi dan konspirasi jahat international. Seiring dengan tumbangnya khilafah Islamiyah terakir, umat Islam yang berjumlah 1,5 milyar di muka bumi ini tidak lagi punya satu pemimpin, tidak punya badan hukum dan tidak punya khilafah. Semua hidup di bawah tekanan pemerintahan boneka masing-masing yang kecil, lemah, miskin, tertekan dan tertindas di bawah hegemoni mantan penjajahnya.
Bersamaan dengan itu, isi perut bumi mereka serta kekayaan alam lainnya dikuras habis oleh para musuhnya tanpa setitik pun perlawanan yang berarti. Hukum dan undang-undang yang berlaku tidak lain adalah produk sampah para penjajah. Kurikulum pendidikannya telah melahirkan anak-anak generasi yang mising link serta jauh dari atmosfir Islam.
Semua ini adalah tantangan berat yang harus dilalui oleh kita yang hidup di masa sekarang ini. Dan sejak meninggalkan tahun 1400 hijryah, sudah dicanangkan oleh Rabithah Alam Islami bahwa abad ke-15 hijriyah adalah abad kebangkitan Islam. Masuk tahun baru ini, kita sudah melewati kuartal pertama dari abad 15 hijriyah. Sudahkah tanda-tanda kebangkitan itu nampak? Kita bisa menilainya masing-masing.
2. Hukum
Secara fiqih Islami, tidak ada perintah secara khusus dari Rasulullah SAW untuk melakukan perayaan penyambutan tahun baru secara ritual. Bukankah penetapan sistem kalender Islam baru saja dilakukan di masa khalifah Umar bin Al-Khattab r.a.? Selain itu memang kami tidak mendapati nash yang sharih tentang ritual khusus penyambutan tahun baru, apalagi dengan i’tikaf, shalat qiyamullail atau zikir-zikir tertentu. Kalau pun ada, hadits-haditsnya sangat lemah bahkan sampai kepada derajat maudhu’ dan mungkar hadits.
Namun bukan berarti kegiatan penyambutan tahun baru itu menjadi terlarang dilakukan. Sebab selama tidak ada nash yang mengharamkan secara langsung dan kegiatan itu tidak terkait langsung dengan ibadah ritual yang diada-adakan, hukumnya hala-halal saja. Terutama bila kegiatan itu memang punya manfaat besar baik secara dakwah Islam maupun syiarnya. Yang penting jangan sampai menimbulkan salah interpretasi bahwa tiap malam satu Muharram disunnahkan qiyamullail atau beribadah ritual secara khusus di masjid. Sebab hal itu akan menimbulkan kerancuan dan bid’ah tersendiri yang harus diantisipasi.
3. Kemuliaan Muharram
  • Salah kaprah dalam penyambutan Tahun Baru Hijriah
Karena bulan Muharram adalah bulan suci bagi kaum muslimin, maka sebagian orang menjadikannya sebagai hari besar yang harus diperingati. Sehingga sebagian kaum muslimin melakukan berbagai ritual untuk memperingati dan merayakannya. Ada yang mengadakan tabligh akbar, syukuran dengan makan-makan bersama, dan bentuk perayaan lainnya. Padahal, peringatan ini tidak pernah dicontohkan oleh para sahabat Radhiyallahu ‘Anhum. Ada yang lebih parah dari itu bahwa sebagian mereka melakukan acara-acara yang pada hakekatnya adalah syirik. Seperti yang terjadi di daerah Yogyakarta, budaya larung sesaji bulan Muharram, di Surakarta ada arak-arakan kerbau yang bernama Kiai Slamet, di Gunung Lawu ada ritual khusus yang dilakukan oleh sebagian orang di malam tanggal satu Muharram, dan masih ada segudang contoh yang lain. Ini membuktikan betapa tingginya tingkat kebodohan umat, sehingga mereka terjerumus ke dalam jurang kemusyrikan yang begitu dalam.
Dari sisi lain, biasanya, kaum muslimin saling memberikan ucapan selamat tahun baru hijriah kepada sesama mereka. Sebenarnya hal ini tidak sesuai dengan sunah Nabi Shallallaahu Alaihi Wasallam. Karena tidak ada contoh dari Nabi Shallallaahu Alaihi Wasallam maupun dari para sahabat. Hal ini tidak perlu dilakukan.
  • menyambut tahun baru Hijriah ini dengan meningkatkan ketaatan kepada Allah, mengintrospeksi diri, melakukan pembenahan dan pembaruan terhapap amal-amal perbuatan kita yang rusak, dan memperbaiki hubungan dengan sesama manusia . . .
Sikap yang tepat adalah menyambut tahun baru Hijriah ini dengan meningkatkan ketaatan kepada Allah, mengintrospeksi diri, melakukan pembenahan dan pembaruan terhapap amal-amal perbuatan kita yang rusak, dan memperbaiki hubungan dengan sesama manusia; terutama keluarga, mulai istri, anak-anak, dan karib kerabat. Karena seseorang akan dimintai pertanggung jawaban nanti hari kiamat tentang mereka. Allah berfirman, “Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (At-Tahrim: 6).
Selain itu, hendaknya kita melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepada kita dengan sebaik-baiknya, karena nanti di hari kiamat, anggota tubuh seseorang akan berposisi sebagai musuh baginya. Yaitu ketika Allah menutup mulut seorang hamba lalu tangan dan kaki dan anggota tubuh lainnya berbicara mengungkapkan apa yang pernah dilakukannya. Allah berfirman, “Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka tentang apa yang telah mereka kerjakan. Dan mereka berkata kepada kulit mereka, ‘Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?’ Kulit mereka menjawab. ‘Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai berkata telah menjadikan kami pandai (pula) berkata’, dan Dia-lah yang menciptakan kamu pada kali yang pertama dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan. Kamu sekali-kali tidak dapat bersembunyi dari persaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu terhadapmu bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan’. Dan yang demikian itu adalah prasangkamu yang telah kamu sangka terhadap Tuhanmu, prasangka itu telah membinasakan kamu, maka jadilah kamu termasuk orang-orang yang merugi.” (Ash-Shaffat: 20-23).
Pada Al-Qur’an terjemahan Depag diterangkan bahwa mereka itu memperbuat dosa dengan terang-terangan karena mereka menyangka bahwa Allah tidak mengetahui perbuatan mereka dan mereka tidak mengetahui bahwa pendengaran, penglihatan, dan kulit mereka akan menjadi saksi di akhirat kelak atas perbuatan mereka.
  •  Pada hakekatnya, satu tahun berlalu, berarti satu tahun lebih dekat dengan kuburan. . .
Hendaknya kita berupaya menjadikan setiap tahun lebih baik daripada tahun yang sebelumnya. Pada hakekatnya, satu tahun berlalu, berarti satu tahun lebih dekat dengan kuburan. Maka, hendaknya kita mempergunakan sisa waktu dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah.
Sesungguhnya dunia tidak akan sejahtera kecuali dengan tegaknya agama. Kemuliaan, keagungan, dan ketinggian derajat tidak akan diperoleh kecuali bagi orang yang tunduk, patuh, dan berendah diri di hadapan Allah. Keamanan serta kedamaian tidak akan terwujud kecuali dengan mengikuti konsep para Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
Jika bulan demi bulan dan tahun demi tahun berlalu dengan penuh penyimpangan dan kemaksiatan kepada Allah, berarti hal itu adalah istidraj dari Allah, yang akan berakibat kehancuran dan kebinasaan. Maka, hendaknya kita menghindari hukuman Allah dengan mentaati-Nya dan bertaubat kepada-Nya.
Nabi Shallallaahu Alaihi Wasallam menganjurkan umatnya untuk mengerjakan puasa pada bulan Muharram yang mulia, yaitu puasa sunah pada tanggal sepuluhnya. Dan, puasa ini adalah puasa yang paling afdhal setelah puasa Ramadhan. Kemudian, untuk menyelisihi kaum Yahudi yang juga berpuasa di tanggal sepuluh bulan tersebut, maka Nabi Shallallaahu Alaihi Wasallammengisyaratkan untuk berpuasa pula pada tanggal sembilannya. Dan, puasa sunah bulan Muharram, akan menghapus dosa-dosa setahun sebelumnya.
  •  Nabi Shallallaahu Alaihi Wasallam menganjurkan umatnya untuk mengerjakan puasa pada bulan Muharram yang mulia, yaitu puasa sunah pada tanggal sepuluhnya. . .
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda,
وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ
Puasa hari ‘Asyura, sungguh aku berharap kepada Allah agar menghapuskan dosa setahun yang telah lalu.” (HR. Muslim no. 1975)

Saturday, October 5, 2013

tauhid

Apakah TUHAN Benar-benar Ada? (3 Pertanyaan, 1 Jawaban)

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri, ia telah kembali ke tanah air, sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama (ustadz)/siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaan darinya.

Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut.

Pemuda :: (Dengan nada sombong pemuda itu bertanya) Anda siapa...?? Dan apakah bisa menjawab pertanyaan saya...??

Ustadz :: Saya hanya hamba ALLAH & dengan izinnya saya akan menjawab pertanyaan Anda.

Pemuda :: (Tetap dengan nada sombong) Anda yakin....?? Sedang profesor & banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.

Ustadz :: Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya...!!

Pemuda :: Saya punya 3 buah pertanyaan...??

1. Kalau memang TUHAN itu ada, tunjukkan wujud TUHAN kepada saya?

2. Apakah yang dinamakan TAKDIR...??

3. Kalau SETAN diciptakan dari api, kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat setan, sebab mereka memiliki unsur yang sama? Apakah TUHAN tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba pemuka agama tersebut menampar pipi si pemuda dengan keras.

(sambil menahan sakit) si Pemuda berkata ::

Pemuda :: Kenapa...?? Anda marah kepada saya...??

Ustadz :: Saya tidak marah...!!! Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang anda ajukan kepada saya...!!

Pemuda :: Saya sungguh-sungguh tidak mengerti...??!!

Ustadz :: Bagaimana rasanya tamparan saya...??!!

Pemuda :: Tentu saja saya merasakan sakit...!!

Ustadz :: Jadi Anda percaya bahwa sakit itu ada...?!!

Pemuda :: Ya... Percaya...!!

Ustadz :: Tunjukan pada saya wujud sakit itu...??!!

Pemuda :: Saya tidak bisa...!!

Ustadz :: Itulah jawaban pertanyaan pertama, kita semua merasakan keberadaan TUHAN tanpa mampu melihat wujudnya.

Ustadz :: Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya..??!!

Pemuda :: Tidak...!!

Ustadz:: Apakah pernah terpikir oleh Anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini...??!!

Pemuda :: Tidak...!!

Ustadz :: Itulah yang dinamakan TAKDIR...!!

Ustadz :: Terbuat dari apakah tangan yang saya gunakan untuk menampar anda...??!!

Pemuda :: Kulit...!!

Ustadz :: Terbuat dari apa pipi Anda...??!!

Pemuda :: Kulit...!!

Ustadz :: Bagaimana rasanya tamparan saya...??!!

Pemuda :: Sakit...!!

Ustadz :: Walaupun setan terbuat dari api dan neraka terbuat dari api, jika TUHAN berkehendak, maka neraka akan menjadi tempat menyakitkan bagi setan.

MASIHKAH ANDA MERAGUKAN KEHADIRAN 'TUHAN' DALAM HARI-HARI ANDA ?

Sampaikanlah kepada orang lain, maka ini akan menjadi Shadaqah Jariyah pada setiap orang yang Anda kirimkan pesan ini. Dan apabila kemudian dia mengamalkannya, maka kamu juga akan ikut mendapat pahalanya sampai hari kiamat...

Ada 2 pilihan untuk Anda:

1. Biarkan di dalam BBM, catatan atau pikiran Anda tanpa bermanfaat untuk orang lain.

2. Anda sebarkan pada semua kenalan anda. Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkan, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.

Saturday, September 21, 2013

Keajaiban membaca Al-Qur'an

KEAJAIBAN MEMBACA AL'QURAN

Subhanallah..Muslim Harus Baca.!

Mengapa kita membaca AlQuran meskipun kita tidak mengerti satupun artinya? Ini suatu cerita yang indah : Seorang Muslim tua Amerika bertahan hidup di suatu perkebunan di suatu pegunungan sebelah timur Negara bagian Kentucky dengan cucu lelakinya yg masih muda. Setiap pagi Kakek bangun lebih awal dan membaca Quran di meja makan di dapurnya.

Cucu lelaki nya ingin sekali menjadi seperti kakeknya dan mencoba untuk menirunya dalam cara apapun semampunya. Suatu hari sang cucu nya bertanya, " Kakek! Aku mencoba untuk membaca Qur'An seperti yang kamu lakukan tetapi aku tidak memahaminya, dan apa yang aku pahami aku lupakan secepat aku menutup buku. Apa sih kebaikan dari membaca Quran?

Dengan tenang sang Kakek dengan meletakkan batubara di tungku pemanas sambil berkata , " Bawa keranjang batubara ini ke sungai dan bawa kemari lagi penuhi dengan air." Maka sang cucu melakukan seperti yang diperintahkan kakek, tetapi semua air habis menetes sebelum tiba di depan rumahnya.

Kakek tertawa dan berkata, "Lain kali kamu harus melakukukannya lebih cepat lagi," Maka ia menyuruh cucunya kembali ke sungai dengan keranjang tsb untuk dicoba lagi. Sang cucu berlari lebih cepat, tetapi tetap, lagi2 keranjangnya kosong sebelum ia tiba di depan rumah.

Dengan terengah-engah,ia berkata kepada kakek nya bahwa mustahil membawa air dari sungai dengan keranjang yang sudah bolong , maka sang cucu mengambil ember sebagai gantinya.

Sang kakek berkata, " Aku tidak mau satu ember air ; aku hanya mau satu keranjang air. Ayolah, usaha kamu kurang cukup," maka sang kakek pergi ke luar pintu untuk mengamati usaha cucu laki-lakinya itu. Cucu nya yakin sekali bahwa hal itu mustahil, tetapi ia tetap ingin menunjukkan kepada kakek nya, biar sekalipun ia berlari secepat-cepatnya, air tetap akan bocor keluar sebelum ia sampai ke rumah.

Sekali lagi sang cucu mengambil air ke dalam sungai dan berlari sekuat tenaga menghampiri kakek, tetapi ketika ia sampai didepan kakek keranjang sudah kosong lagi. Sambil terengah-engah ia berkata, " Lihat Kek, percuma!" " Jadi kamu pikir percuma?"

Kakek berkata, " Lihatlah keranjangnya. " Sang cucu menurut, melihat ke dalam keranjangnya dan untuk pertama kalinya menyadari bahwa keranjang itu sekarang berbeda.. Keranjang itu telah berubah dari keranjang batubara yang tua kotor dan kini bersih, luar dalam. "

Cucuku, hal itulah yang terjadi ketika kamu membaca Quran.. Kamu tidak bisa memahami atau ingat semuanya, tetapi ketika kamu membaca nya lagi, kamu akan berubah, hatimu akan menjadi bersih, meskipun hatimu tak dapat menampungnya.

sekarang pilihan Sobat Muslim ada dua
1. Membiarkan status peringatan sekaligus pelajaran ini hanya dibaca disni
2. Membagikan status ini kesemua teman facebookmu yang insyallah akan menjadi pahala bagi Anda

Kunci kebahagiaan dunia dan akhirat

 Ciri Pecinta Dunia dan Pecinta Akherat ... ===

Allah Ta'ala berfirman,

مَن كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الْآخِرَةِ نَزِدْ لَهُ فِي حَرْثِهِ وَمَن كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الدُّنْيَا نُؤتِهِ مِنْهَا وَمَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِن نَّصِيبٍ

“Barangsiapa yang menghendaki keuntungan di akhirat maka akan Kami tambah keuntungan itu baginya, dan barangsiapa yang menghendaki keuntungan di dunia maka akan Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia, dan tidak ada baginya suatu bagian pun di akhirat.” (Qs. Asy-Syura: 20)

“Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mu’min, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik.” (QS. Al Israa’: 19)

“Barangsiapa yang niat dan tujuannya adalah untuk menggapai akhirat, maka Allah akan memberikan kecukupan dalam hatinya, Dia akan menyatukan/mengurus keinginannya yang tercerai berai, dunia pun akan dia peroleh dan tunduk hina padanya.
Barangsiapa yang niat dan tujuannya adalah untuk menggapai dunia semata, maka Allah akan menjadikan dia tidak pernah merasa cukup, akan mencerai beraikan keinginannya, dunia pun tidak dia peroleh kecuali yang telah ditetapkan baginya.” (HR. Tirmidzi & Ibn Majah)

Artinya bagi para pecinta Akherat, lahir batinnya akan selalu tercukupi, ikhtiarnya akan dibimbing-Nya, efektif dan terhormat dan dunia akan dimudahkan merunduk-nunduk mendatanginya

Beda dengan pecinta dunia, yang penuh was was, ketegangan takut miskin/berkurang hartanya dan selau dililit persoalan yang yang ruwet sehingga tak menikmati apa yang ada, dan tetap saja yang didapat adalah sesuai dengan yang telah ditetapkan Alloh

Monday, September 16, 2013

MASALAH dan DOSA

AKAR MASALAH ADALAH DOSA

Akar Setiap Masalah adalah Dosa, Solusinya Harus diawali Tobat

Alloh Subhanahu Wata'ala berfirman : 

وَمَنْ يَكْسِبْ إِثْمًا فَإِنَّمَا يَكْسِبُهُ عَلَى نَفْسِهِ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

"Barang siapa yang mengerjakan dosa, maka sesungguhnya ia mengerjakannya untuk (kemudaratan) dirinya sendiri. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana"
(QS. Annisa : 111)

Salahsatu cara mengundang pertolongan Alloh adalah tobat
"Maka aku katakan kepada mereka:"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun". Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan ( pula didalamnya ) untukmu sungai-sungai."(Q.S.Nuh:10-12)

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” مَنْ لَزِمَ الِاسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هُمٍّ فَرَجًا، وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ “

Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Barangsiapa yang senantiasa beristighfar niscaya Allah akan menjadikan baginya kelapangan dari segala kegundahan yang menderanya, jalan keluar dari segala kesempitan yang dihadapinya dan Allah memberinya rizki dari arah yang tidak ia sangka-sangka.” (HR. Abu Daud no. 1518, Ibnu Majah no. 3819, Al-Baihaqi dalam As-Sunan Al-Kubra no. 6421 dan Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam Al-Kubra no. 10665)


Tuesday, August 6, 2013

TATA CARA DAFTAR ULANG MAHASISWA BARU TES MANDIRI UNRAM

WAKTU
Tanggal 14 – 24 Agustus 2013
Pukul  08.00 – 13.00
TEMPAT
Kegiatan pendaftaran ulang dipusatkan  di Gedung Auditorium M. Yusuf Abubakar Universitas Mataram
 SYARAT – SYARAT
1.      Membawa Kartu Tanda Peserta Tes Mandiri asli  2013.
2.      Menunjukkan Ijazah asli dan/STL asli  dan menyerahkan 1 (satu) lembar copynya yang sudah dilegalisir.
3.      Bagi yang belum memperoleh ijazah aslinya dapat menggunakan  STL sementara dari sekolah yang ditempel pas photo siswa yang bersangkutan.
4.      Menyerahkan pas photo berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 4 lembar.
5.      Menyerahkan surat keterangan  bebas narkoba, surat keterangan sehat, surat keterangan tidak memiliki ketunaan dan/atau surat keterangan tidak buta warna pada program studi yang mensyaratkan (daftar program studi yang mensyaratkan terlampir) dari Poliklinik Universitas Mataram/Rumah Sakit Bayangkara Mataram.
6.      Melengkapi dokumen – dokumen : kartu keluarga, surat keterangan penghasilan orang tua dari instansi terkait, copy rekening listrik bulan terakhir dan  copy bukti pembayaran PBB.
 TATA CARA
7.      Calon Mahasiswa harus datang sendiri (tidak boleh diwakilkan)
8.      Mendatangi loket pelayanan formulir dengan menunjukkan syarat-syarat dan dokumen yang disebut pada point III nomor 1 – 5
9.      Pemeriksaan kesehatan
10.  Pembayaran biaya Pendidikan di loket Bank Mitra yang telah disediakan di lokasi pendaftaran.
11.  Menyerahkan semua persyaratan dan form yang sudah diisi di loket Fakultas masing-masing.
BESARNYA BIAYA PENDIDIKAN YANG AKAN DIBAYAR
Biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari  masing-masing program studi untuk S1 Reguler sesuai dengan nominal grade III, sedangkan program studi S1 Reguler Sore dan Diploma mengacu pada tabel S1 Reguler Sore dan Diploma, yang bisa diakses di laman http://pmb.unram.ac.id
·         UKT Reguler Pagi
·         SPP REGULER SORE DAN D3
Mahasiswa Baru yang sudah terdaftar, tetapi karena sesuatu alasan tidakmelanjutkan studinya di Universitas Mataram, tidak dapat menarik kembali semua pembayaran yang sudah dilakukan.
 PENDAFTARAN PESERTA BIDIKMISI
Bagi peserta yang lulus tes mandiri dan berminat mendaftar melalui program Bidikmisi agar mendaftarkan diri dengan cara :
14.  Mendaftarkan diri secara online di laman http://bidikmisi.dikti.go.id
15.  Menyerahkan dokumen Bidikmisi yaitu : Kartu Bukti Pendaftaran online Bidikmisi, surat keterangan tidak mampu dari kantor desa/kelurahan, copy raport semester 1 s/d 6, photo peserta bersama keluarga di depan rumah 1 lembar ukuran 3R.
   
Mataram, 6 Agustus 2013
An. Rektor
Pembantu Rektor I,
Prof. Dr. Ir. L. Wiresapta Karyadi, M.Si
NIP.19600121 198503 1 004


DAFTAR PESERTA YANG DINYATAKAN LULUS MELALUI JALUR SELEKSI MANDIRI UNRAM TAHUN 2013 FAKULTAS HUKUM

NO.
NOMOR PESERTA
NAMA
1
613-65-0120
PRASTYA HADI C
2
613-65-0160
I GEDE EKA DARMA P
3
613-65-0186
CHENI DWI INDRIANI
4
613-65-0229
TAUFAN SUKMA CAHYADI
5
613-65-0255
ANGGY YUNIA ANANDA
6
613-65-0271
NURUL ISTIQAMA A
7
613-65-0341
GILVA MELINDA INGESW
8
613-65-0355
RADEN RORO NABILA SM
9
613-65-0366
AULYA INTAN W
10
613-65-0372
INDRAWAN HIDAYAT
11
613-65-0388
ANUGRAH PRATAMA
12
613-65-0426
KUNTI TRI PERTIWI
13
613-65-0445
LALU HARI PURNAMA W
14
613-65-0476
RETNO YUNIARTI
15
613-65-0513
ABDUL MAJID
16
613-65-0519
LALU JOHANDI KARI S
17
613-65-0539
JODHY ADITYA
18
613-65-0630
HANA NATHASA C M
19
613-65-0634
FIAN FARDIANTO
20
613-65-0639
G A CLAUDIA S P
21
613-65-0654
RADITYA PRATAMA
22
613-65-0709
IZZATI AM LINA
23
613-65-0851
MUHAMMAD RIKI HAMDAN
24
613-65-0871
FEBRI KARTIKA
25
613-65-0893
ERNAWATI
26
613-65-0896
I MADE KAYIKA W T
27
613-65-0933
SANDI SUBAGJA
28
613-65-0977
LALE CHUSNUN NISA
29
613-65-0993
YULI SRY RAHAYU
30
613-65-0994
JANUAR PUTRA
31
613-65-0995
RICKY RAHMAD B
32
613-65-1002
NI KOMANG WIDYA S
33
613-65-1007
I NENGAH WIDYAWAN
34
613-65-1034
SALIM MUL JIHAT
35
613-65-1073
I NGH YOGA NARAYANA
36
613-65-1094
SEPRI HARIADI
37
613-65-1143
EKA SEPTIN PAJRIATI
38
613-65-1290
BAHYUNI ADHAENI
39
613-65-1296
HUSNI MUAZ
40
613-65-1302
ALBASRIN
DAFTAR PESERTA YANG DINYATAKAN LULUS
MELALUI JALUR SELEKSI MANDIRI UNRAM TAHUN 2013
FAKULTAS HUKUM
PROGRAM STUDI S1 REGULER ILMU HUKUM
41
613-65-1312
IDA AYU HITA A
42
613-65-1354
KHAERUL UMAM
43
613-65-1355
RADEN ADHISA P W
44
613-65-1378
FERRY WIJAYA KUSUMA
45
613-65-1402
HIFZIL FURQAN
46
613-65-1427
EDWIN FIRDAUS
47
613-65-1431
FITRI ULFA ATUSTARY
48
613-65-1458
LALU HASAN AZHARI
49
613-65-1512
ALVIN
50
613-65-1583
ARBI HIDAYAT O
51
613-65-1598
MUHAMAD IRPAN
52
613-65-1657
RIDWAN INDRA BUDIMAN
53
613-65-1659
MUHAMMAD A A
54
613-65-1683
ANDRA FAREZA
55
613-65-1740
ARISTY ANDISA PUTRI
56
613-65-1742
NOVIAN SATRIANDI A
57
613-65-1794
MARTINI
58
613-65-1864
LALU SASTRA PRISTIWA
59
613-65-1875
MUHAMAD PANJI P D
60
613-65-1877
DARA MEGA ULKHASANAH
61
613-65-1884
LINGGA ANGGARA W
62
613-65-1885
MIRTA RAMADIYANTINI
63
613-65-1905
DENY SETYO DARSANTI
64
613-65-1917
SEPTIAN DWI HARDI
65
613-65-1939
MEIDA YOLANDA E Y S
66
613-65-1993
MUHAMMAD SOPIAN HABI
67
613-65-2017
MINARNI
68
613-65-2039
BAGUS JAYADI
69
613-65-2044
NI MADE DELONIK R
70
613-65-2047
TITI YULIA SULAIHA
71
613-65-2067
EVI HINDRIANI
72
613-65-2106
NI NYOMAN NOVIA K D
73
613-65-2187
RINI ARUAN
74
613-65-2203
LALE DITA FITRIA FEB
75
613-65-2229
NAFIZ
76
613-65-2231
LALU MUHAMMAD ARIQ R
77
613-65-2306
WAHYU SAPUTRI
78
613-65-2365
AHWAN
79
613-65-2405
JOHANDI
80
613-65-2457
ADI SURIPTA
81
613-65-2462
AHMAD ROY YANDI PURN
82
613-65-2476
DADAG PRAYUDO
83
613-65-2481
DICKY RAHMAN PERMANA
84
613-65-2514
AAL HUZZAENI MUAR
85
613-65-2560
FITRI
86
613-65-2562
M AMRY MULTAZAM
87
613-65-2582
ADE LYTA RIZKY A
88
613-65-2687
MUH FAHMI REZA R
89
613-65-2709
LALU INDRA HARI SUTR
90
613-65-2787
MUHAMMAD ALI AKBAR
91
613-65-2789
MARWATI ARLITA
92
613-65-2817
SOLIHIN
93
613-65-2841
KADEK DWI YOGANTARA
94
613-65-2882
M ADITYAWARMAN
95
613-65-2901
DZULHI DWI PRABOWO
96
613-65-2912
AMIR QILAL
97
613-65-2917
M DAWUD RIZKYANDI
98
613-65-2946
SAHRIL RAMDHANI
99
613-65-2949
M NAUFAL PRATAMA
100
613-65-2963
IDA JUBAIDAH
101
613-65-2973
NURUDDIN
102
613-65-2980
LALU ADITYA MAZANI
103
613-65-3166
HERI SAPUTRA
104
613-65-3168
LALU SATRIA INDRA B
105
613-65-3181
ARUNG SAMUDRA
106
613-65-3247
RIFKY EKO NUGROHO
107
613-65-3303
ONE ARIY NTO
108
613-65-3315
SITI AYU RIZKI V
109
613-65-3319
SUPRIADI
110
613-65-3357
ABDUL MUFLIHUN
111
613-65-3452
SAHLAN
112
613-65-3507
MEGA NOVIANTI
113
613-65-3508
FITRA DELSIYANA
114
613-65-3514
MOHAMMAD FIRMAN H
115
613-65-3524
M PATOHA
116
613-65-3729
LALE FANIA KHARISMA
117
613-65-3740
BAIQ VERA FITRIA H
118
613-65-3744
SUHENDRI BAMASTAJI
119
613-65-3755
KADEK AOZI DWI PUTRA
120
613-65-3800
RIZAL PATONI
121
613-65-3944
ZAHRONI WARDIAN
122
613-65-3965
DYAH PRATIWI NINGSIH
123
613-65-3972
MUHAMMAD ADNAN
124
613-65-4036
RENGGA SANDI S
125
613-65-4055
YANUWAR ASHARI
126
613-65-4057
KEVIN ADITYA P
127
613-65-4059
SISKA MILAWATI
128
613-65-4070
ST RAHMAH RAMADHANI
129
613-65-4098
MEYSHARAH ULFAH S
130
613-65-4121
BINTANG USWATUN H
131
613-65-4123
ANDI KURNIAWAN
132
613-65-4170
LALU NIESPY PURNAMA
133
613-65-4171
MOH ROZIKI HABIBI
134
613-65-4213
MUHAMMAD FAIZAL P
135
613-65-4278
LALU MUH FATHUL H
136
613-65-4320
DIMAS GAGAS SATYA
137
613-65-4332
LULUK AINU MUFIDAH
138
613-65-4399
GINANJAR WISNU K
139
613-65-4429
IMAN
140
613-65-4448
AHMAD FATONI
141
613-65-4509
MOH BAGUS HERUTAMA
142
613-65-4529
MUHAMMAD RIZAL ARBI
143
613-65-4535
MOCH BAGUS WICAKSONO
144
613-65-4639
LALU GATRUH PANGESTU
145
613-65-4675
YUSTISIATAWIM
146
613-65-4680
ADINDA PUTRI I
147
613-65-4756
MISKATUL
148
613-65-4798
I GEDE ANGGA PERMANA
149
613-65-4809
TRI FAJAR RAMADHANA
150
613-65-4840
ISKANDAR
151
613-65-4893
LALU GUNTUR NOVARIS
152
613-65-4922
MUHAMAD ALFIN F
153
613-65-5001
LINDA WARDANI
154
613-65-5007
I MADE WISNU ADYANA
155
613-65-5047
ZAIDAH
156
613-65-5077
LGEDE RAUHULLAH A
157
613-65-5123
DWI AYU IZMI PUTRI
158
613-65-5135
SEPTIRA PUTRI M
159
613-65-5168
AHMAD ALAM SETIAWAN
160
613-65-5196
NINA SOLEHATI
161
613-65-5206
B MARNILA WATI
162
613-65-5269
MUH ERWIN HARDINANSAH
163
613-65-5304
HANDIKA PUTRAWAN
NO.
NOMOR PESERTA
NAMA
1
613-65-0012
NUR MAYANTI
2
613-65-0013
SUHARDI
3
613-65-0023
FAHMI ALIDRUS
4
613-65-0024
SAHRIANI
5
613-65-0028
AGUS KIPLI
6
613-65-0030
MURNISARI
7
613-65-0037
AYU MARDIANA
8
613-65-0045
INTAN PUTRI R
9
613-65-0090
SUPRIANTO
10
613-65-0093
ROSITA
11
613-65-0145
YUNI FATRIYAH
12
613-65-0170
DENNI SOFIAN PRIADI
13
613-65-0206
SEFTIAN FANSURI
14
613-65-0221
DENI SETIAWAN
PROGRAM STUDI S1 REGULER SORE ILMU HUKUM
15
613-65-0249
I GUSTI NGURAH M W
16
613-65-0265
ZULPAN ASWANDI
17
613-65-0267
WINNI ANINDA RINJANI
18
613-65-0269
I PUTU ARIS SUDHARMA
19
613-65-0277
DIAN EKA PRAYITNA
20
613-65-0284
ANNISA RAHMANI P M
21
613-65-0322
DANY SUPARWANTO
22
613-65-0326
SAHRIL
23
613-65-0349
ISARATUSSARNI
24
613-65-0367
LALU DENI PUTRAWAN
25
613-65-0373
ANUGRAH SY ZAFAR S
26
613-65-0378
AHMAD MULYADI S
27
613-65-0382
SANDRA MAGDALENA P
28
613-65-0386
NI MADE WHINA NDPS
29
613-65-0392
MUHAMAD ARIF
30
613-65-0400
MUHAMMAD FEBRIANTO
31
613-65-0419
TERA HANGGARA S
32
613-65-0491
WIDIA RAMADHANY
33
613-65-0500
HIZBULLAH HAM
34
613-65-0501
IMAM ARYA NUGRAHA
35
613-65-0613
AHMAD ANSORI P ATAMA
36
613-65-0623
MUHAMMAD GUNTUR G
37
613-65-0627
ARISANDI RAMDANI
38
613-65-0677
HARYANTO
39
613-65-0686
ARIO RANGGA BIRANTA
40
613-65-0690
DIYAH KHAIRUN NISA
41
613-65-0697
YULIA INDRAWATI
42
613-65-0722
IPUTU MAHENDRA P
43
613-65-0745
IDA BAGUS ANANTA B
44
613-65-0754
PUTRANJI AKHYAR
45
613-65-0808
ROSALIANA
46
613-65-0817
INTAN PATIMATUL Z
47
613-65-0819
NURUL HUDA
48
613-65-0837
JIMRAN
49
613-65-0863
ISMIATI
50
613-65-0885
TRIPRAYANA P
51
613-65-0891
JAYANTI DIAH MUSTIKA
52
613-65-0901
NAJMI ISMAIL BAKTIR
53
613-65-0926
DESI NOMADIA SAVITRI
54
613-65-0930
L M HAEKAL NAVIS
55
613-65-0934
HERU APRI RAHMAN
56
613-65-0947
MUHAMAD ADITYA IQBAL
57
613-65-0966
MUH IDRIS SALIM
58
613-65-0999
RINDANG WIDODO
59
613-65-1005
TRIANA HERMAWATY
60
613-65-1050
ADE ALIM SURYANA
61
613-65-1071
MURSIDI
62
613-65-1090
L RADIATMA PUSPA DIG
63
613-65-1119
FATHINAH
64
613-65-1132
L ALFIGANI TARMIZA
65
613-65-1160
SATRIA ZULFIKAR R
66
613-65-1165
IRMA RAHMALIDA
67
613-65-1212
DYAN WAHYU PUTRA
68
613-65-1221
NOPA SOPIANDIKA
69
613-65-1229
MUHAMMAD BAQI K
70
613-65-1246
MUHAMAD ADIB FANANI
71
613-65-1264
DENI RAHMAN
72
613-65-1286
LALU IK AL GUFRAN
73
613-65-1288
NAJAMUDDIN
74
613-65-1317
ABINTARA SAPUTRA
75
613-65-1344
ASEF SAIFUL FARISIN
76
613-65-1361
LALU ADITIA MARTA
77
613-65-1385
ONE ALFAHRIR
78
613-65-1394
TONI ARYAGUNA
79
613-65-1395
BHAKTI PUTRA NUGRAHA
80
613-65-1426
DEDI
81
613-65-1442
NI NYOMAN AMBARAWATI
82
613-65-1466
ARI PUJI WIBOWO
83
613-65-1472
I MADE AGUS DWI A
84
613-65-1474
LALU FEBRIAN SURIADI
85
613-65-1505
MUHADI
86
613-65-1547
ASTUTI
87
613-65-1589
ABDUL MUHAIMIN
88
613-65-1639
ZUL PAHMI ARIANDI
89
613-65-1672
DANANGSYAH Y P
90
613-65-1676
M HIDAYATULLAH
91
613-65-1679
ZA AH KUSUMA
92
613-65-1688
NURSAFARIAH
93
613-65-1715
MUNASIR
94
613-65-1720
NURHAINI EKA SAPUTRI
95
613-65-1724
I KETUT JULIARDANA
96
613-65-1736
WENDY ASYAN I
97
613-65-1739
FIFAGAVIRLI
98
613-65-1770
DEVI MEDIAWATI
99
613-65-1781
FERRY SISWANTO
100
613-65-1785
AHMAD ZUBAIR
101
613-65-1786
ACHMAD RUBAITI
102
613-65-1847
DWI RISKA RAHAYU R
103
613-65-1892
NI NYOMAN INTEN T
104
613-65-1914
JOKO
105
613-65-1989
RADENA ZABID N V
106
613-65-2011
HERMAWAN
107
613-65-2021
YOSEPHINE OCEMINI C
108
613-65-2025
SONYA SOLATIAH
109
613-65-2026
SYIRAJUDDIN
110
613-65-2119
LINDA MANDASARI
111
613-65-2126
MUJAHIDIN
112
613-65-2130
RIRIN ANDRIANO
113
613-65-2133
AISYARA INTAN SAFITR
114
613-65-2149
FAHROZA AHMAIDI
115
613-65-2167
ISHAQ
116
613-65-2172
MARJAN NUR ALI
117
613-65-2175
MOH INDI HIDAYATULLA
118
613-65-2179
TOBRIAN FIRMANSYAH
119
613-65-2184
RIZQI ISTANTO
120
613-65-2194
MELISA FITRIANY
121
613-65-2221
HARIANI
122
613-65-2228
I GUST IMADE S P
123
613-65-2236
NIA ANGGINI SAFITRI
124
613-65-2241
RAMADHAN PUTRA S
125
613-65-2253
AMINULL H
126
613-65-2305
DESY DWI ANGGANI
127
613-65-2329
HERIONO
128
613-65-2338
ABDUL HAFIZ
129
613-65-2346
FAHMI RISKY DARMAWAN
130
613-65-2379
RIVAL JUNI ANDA U
131
613-65-2418
SAKURA MITHA HARNUM
132
613-65-2420
MUHAMMAD NASIM
133
613-65-2441
MIA EKAWATI
134
613-65-2446
ZARKIA DEWIYANA
135
613-65-2447
ANDI ZULIAWAN
136
613-65-2455
MUHAMAD SOPIAN HADI
137
613-65-2478
ELMADI PURWANTO
138
613-65-2488
DENY SATYA UTAMA
139
613-65-2499
LALU MUHAMAD SABRI
140
613-65-2501
RYU DHA ADI PRAWIRA
141
613-65-2505
ADITYA REZKI PERSADA
142
613-65-2525
LALU PANCA TRESNA D
143
613-65-2531
MUKTI
144
613-65-2532
SHUWARI AGNI F
145
613-65-2537
SURYADI
146
613-65-2552
PRAYONI APRIANSYAH
147
613-65-2608
ADITIA WARDANA
148
613-65-2628
DIDI MULIADIN
149
613-65-2653
NI WAYAN DIAN JUNI A
150
613-65-2659
ADRIYANI
151
613-65-2707
BUSYAIRI NAJMI
152
613-65-2715
SELAMET
153
613-65-2737
LALU MUHAMMAD TAUFIQ
154
613-65-2740
IDHAM KHALID
155
613-65-2754
I MADE DODIK ARDIATA
156
613-65-2773
MUHAMAD SYUKRAN
157
613-65-2825
BAYU SANTOSO
158
613-65-2833
KAHPI SININ
159
613-65-2852
HIJRAH SAPUTRA
160
613-65-2860
YUNITA ISNAENI
161
613-65-2865
MARWAN HARIADI
162
613-65-2870
SAMSUL BAHRI
163
613-65-2877
R RINO SUHARSONO
164
613-65-2925
M PRAYOGI ILMAWAN
165
613-65-2955
ZOIRA SOPIAN
166
613-65-2969
WAHYUDDIN NUZUL
167
613-65-2974
EDI MULYADIN
168
613-65-2978
LALU SAMSUL ANWAR
169
613-65-2985
M ANSHORI SUDIRMAN
170
613-65-2992
ABDUL MALIK
171
613-65-2996
MOHAMMAD TAUFAN I
172
613-65-2998
M ZAMRONI HARIRI
173
613-65-3032
ASSAR ASIS
174
613-65-3046
AULIA ULFA
175
613-65-3125
MARAJUL HUDA
176
613-65-3136
M FARDHI HIDAYAT
177
613-65-3137
I WAYAN EKA ARIYANA
178
613-65-3152
HELMI HAMDANI
179
613-65-3153
JAZULY ROZZA P
180
613-65-3180
ROSIDA HERAWATI
181
613-65-3211
LALU KHAIRUL FAHMI
182
613-65-3218
JORDI JULIYAN
183
613-65-3225
LALU FANDU WIDIANATA
184
613-65-3255
I GEDE AGHASTYA A S
185
613-65-3256
YENI MARLIANA
186
613-65-3260
CICI INDAH MELATI
187
613-65-3269
PEBRIANA SAFITRI
188
613-65-3274
AYU WULANDARI
189
613-65-3283
SURAJUL AUDA
190
613-65-3287
FAJAR SETIADI
191
613-65-3292
HAIRO UMMATIN
192
613-65-3318
FATHUR RAHMAN
193
613-65-3348
LUTHFAN ADHI PUTR
194
613-65-3351
IQBAL SETIAWAN
195
613-65-3360
HASAN ASHARI
196
613-65-3365
HAERUDIN
197
613-65-3376
SRI FITRIANTI
198
613-65-3387
MUHAMAD IMAM PRIBADI
199
613-65-3401
LALU ABD QOHAR AL HA
200
613-65-3424
ROSA SEPTIANI
201
613-65-3429
WAWAN SATRIAWAN
202
613-65-3437
ENIL ANNA MANTIKA
203
613-65-3439
PUTRA MUHAMMADIN
204
613-65-3444
BAYU SUKMA ADE PUTRA
205
613-65-3467
HENDRAWAN SUSANDI
206
613-65-3476
FATURRAHMAN
207
613-65-3489
MADE WADI SANTIASA
208
613-65-3498
FAUZAN EFENDI
209
613-65-3510
MUSYAROPA HARSIKUM
210
613-65-3516
JUMADIL ASNAWI
211
613-65-3550
RINI HIDAYATULLAH
212
613-65-3552
AHMAD SHOBRIAN APRIA
213
613-65-3579
JAN PRANATA
214
613-65-3705
KIKI MARDIANTI
215
613-65-3781
A JUAINI ABDULLAH
216
613-65-3787
TEGUH WIRYADI
217
613-65-3793
MUHAMMAD SYARIF H
218
613-65-3797
WIWIT ARPIANSYAH
219
613-65-3823
MUHAMMAD RYAN R
220
613-65-3847
MUHAMMAD AFLAHA
221
613-65-3883
M SULHAKI
222
613-65-3887
IMADEDWIPUTRAYASA
223
613-65-3895
SYAMSUDDIN
224
613-65-3909
TITIN JAYANTI
225
613-65-3933
I WY GD BANGBANG S
226
613-65-3949
DWI PUJI ASTUTI
227
613-65-3951
SARTIKA NILA HARUM
228
613-65-3955
MOCH APRIANSY H
229
613-65-3966
MARIAM
230
613-65-3987
NENDHI SAPUTRA
231
613-65-4028
SUDIRMAN
232
613-65-4078
CINTIA ILMIYANTI U
233
613-65-4083
GUSTI VHYSNU PUNAR
234
613-65-4099
MEI HENDRA
235
613-65-4122
NISFU RAHAYU M
236
613-65-4160
REZA RIZKI RAMDAN
237
613-65-4177
ABDULLAH
238
613-65-4235
FIRMANSYA H
239
613-65-4288
ZOHIRRATUR RAQIBAH
240
613-65-4294
PARIZ HIDAYAT
241
613-65-4321
NOVA ZAMZAMY
242
613-65-4338
ADY ZULKARYANSYAH
243
613-65-4357
NI MADE NIA W
244
613-65-4362
NADIA DIANTARI
245
613-65-4367
ANGGA BAGUS WISNU F
246
613-65-4375
M ZAKARIA WIRA BAKTI
247
613-65-4384
RICKY JANUARFAN
248
613-65-4403
EMA AMALIA
249
613-65-4436
WICHA WIDIASTUTI
250
613-65-4443
NUNUNG HAIRUNAS
251
613-65-4450
RINI INDAH SETYAWATI
252
613-65-4456
MADE JUNIYASA
253
613-65-4475
NOVIA LASRI W
254
613-65-4476
TRI JASA WIRAGUNA
255
613-65-4480
FIFI ROSALINA
256
613-65-4485
RAHMAT HIDAYAT
257
613-65-4511
ABDUL HAMID
258
613-65-4528
JULIA ISMAIL MARZUKI
259
613-65-4548
WULAN FANONI
260
613-65-4553
SUKI HARIONO
261
613-65-4564
IGEDESETIAWANSAPUTRA
262
613-65-4577
LULUIL HIDAYATI
263
613-65-4598
MOH MARFAI RAMLI
264
613-65-4634
ZULKARNAIN EKA PUTRA
265
613-65-4653
CHAIRUL FATIHIN
266
613-65-4657
YULIA PURWANTI
267
613-65-4672
ISMIYATUL IZZATI
268
613-65-4688
MUJAHIDIN
269
613-65-4695
MAHNI HARIYATUN
270
613-65-4736
YASINTHA ARIYESY LAU
271
613-65-4765
BAHARUDIN
272
613-65-4776
SYAIFUDDIN SUHRI
273
613-65-4785
LALU ABDUL GANI
274
613-65-4792
EKA DAMAYANTI
275
613-65-4806
MUHAMMAD SAJIDIN
276
613-65-4812
RUSMIATI
277
613-65-4818
MUJIHADDIN
278
613-65-4829
BURHANUDIN
279
613-65-4837
HARIANI
280
613-65-4866
M HIJRATUL AZMI
281
613-65-4872
ARDIYAN SAPUTRA
282
613-65-4891
ALWI ROHMAN
283
613-65-4898
MAULANA RABBANY
284
613-65-4900
YUDI HARTAWAN
285
613-65-4901
MUKHRODJI RINALDI
286
613-65-4906
LILIS SURYANI
287
613-65-4914
M RIADI ISLAM
288
613-65-4933
TRI JUNIARDI D
289
613-65-4955
MUHAMAD SYALIM
290
613-65-4971
MASTUKI HENDRI M
291
613-65-4988
NURUL HIDAYAH
292
613-65-4997
SUBIANTO
293
613-65-5002
M KURNIAWAN
294
613-65-5022
M FATHURRAHMANSYAH
295
613-65-5027
MOH AZLIL ANGGRIAWAN
296
613-65-5031
M FERDY FADYLLAH
297
613-65-5046
ROI SUSANTO
298
613-65-5049
ANNA NOVYANA ARUM J
299
613-65-5057
KHAERUN NISA
300
613-65-5060
L M YUSRON HABIBILAH
301
613-65-5124
YAJID
302
613-65-5126
ANNISA TIFANI R R
303
613-65-5153
M SUBAWANDI
304
613-65-5217
RAHMVD N
305
613-65-5220
DEDY PRIYANTO
306
613-65-5233
JAYADI SAPUTRA
307
613-65-5243
AGUS ADRIANSAH
308
613-65-5245
MUHAMMAD IDRIS
309
613-65-5275
MAULLIA AZMI KARAMAH
310
613-65-5276
JIHADA AHMAD ALVIAN
311
613-65-5277
SUWANDY VEBRIANTO
312
613-65-5286
MYUNUSMJ
313
613-65-5312
ALFIAN MUBARAK
314
613-65-5313
SYAMSUL HANOPI
315
613-65-5331
HERMANTO
316
613-65-5336
LALU NUZUL INDRAWAN
317
613-65-5355
IMAM ISWANDI
318
613-65-5375
HERY IRAWAN
319
613-65-5392
ISMAJAYANTI
320
613-65-5394
DEDYMARYADI
321
613-65-5395
SEPTIAN RANGGA F
Mataram, 6 Agustus 2013
Rektor,
Ttd.
Prof. Ir. H. Sunarpi, Ph.D.
NIP. 19620804 198609 1 001